Breaking News:

Polemik Revitalisasi Monas

Sempat Tuai Pro Kontra, Apa Alasan Revitalisasi Monas Akhirnya Mandek?

Proyek revitalisasi Monumen Nasional (Monas) mandek imbas pandemi Covid-19 yang melanda ibu kota sejak 2020 lalu.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Sejumlah pohon yang tampak mulai ditanam di sekitar lokasi revitalisasi Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Proyek revitalisasi Monumen Nasional (Monas) mandek imbas pandemi Covid-19 yang melanda ibu kota sejak 2020 lalu.

Padahal, proyek yang mulai dikerjakan sejak 2019 itu ditargetkan rampung tahun ini.

Kepala UPK Monas Isa Sanuri mengatakan, revitalisasi Monas dihentikan lantaran adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Baca juga: Deretan Foto Pohon Besar Roboh di Dekat Monas

"Tidak dilaksanakan (revitalisasi) berkenaan dengan kondisi anggaran atau fokus ke Covid-19," ucapnya, Senin (29/3/2021).

Ia menambahkan, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui kapan revitalisasi Monas dilanjutkan kembali.

Tapi yang jelas, Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) DKI tidak mengalokasikan anggaran untuk melanjutkan revitalisasi Monas di tahun 2021 ini.

"Yang melaksanakan (revitalisasi) dari Dinas CKTRP. Belum tahu (kapan revitalisasi dilanjutkan)," ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Ditanya Ini saat Bahas Revitalisasi Monas, Ferdinand Hutahaean Maki Geisz Chalifah: Gak Sekolah!

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menjelaskan, sampai saat ini baru Plaza Monas bagian selatan yang rampung dikerjakan.

Sedangkan, bagian lainnya hingga saat ini belum tersentuh proyek revitalisasi.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved