Breaking News:

Dokter Sarankan Bayi Tak Dibedong Saat Sedang Menyusu, Berikut Penjelasannya

Membedong bayi saat sedang menyusu itu ternyata tidak direkomendasikan lho.

Shutterstock
Ilustrasi bayi sedang menyusu. Dokter tidak menyarankan bayi menyusu dalam keadaan dibedong 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Membalut tubuh sikecil dengan kain atau yang dikenal dengan sebutan bedong, mungkin menjadi salah satu hal yang tak pernah ditinggalkan oleh kebanyakan ibu di Indonesia.

Akan tetapi, membedong bayi saat sedang menyusu itu ternyata tidak direkomendasikan lho.

Hal ini diungkapkan oleh dokter spesialias anak dari Brawijaya Hospital Saharjo Meirdhania Andina, dalam acara Mothercare x Love to Dream saat berbincang tentang manfaat, mitos, dan fakta seputar bedong.

"Kalau bayi sedang menyusu pada ibunya, itu tidak direkomendasikan untuk dibedong. Karena apa? dia butuh eksplorasi, ke kanan kiri," kata dia, Selasa (30/3/2021).

Ia menjelaskan, pada dasarnya bedong memiliki manfaat membuat si kecil merasa lebih nyaman.

Bayi yang baru lahir, memiliki barrier kulit yang lebih tipis sehingga rentan merasa kedinginan.

Balutan bedong bisa membantu bayi merasa lebih hangat seperti berada dalam rahim sang ibu.

Kendati begitu, Meirdhania menyarankan agar membedong bayi dengan cara tradisional dilakukan pada waktu-waktu tertentu saja, yakni saat bayi dalam kondisi tidur.

Sementara saat terbangun, disarankan dilepas. Termaksud ketika sedang menyusu.

Halaman
12
Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved