Breaking News:

Kaki Lumpuh, Teja Harus Merangkak Cari Tongkat Selamatkan Anak Saat Ledakan Kilang Minyak Balongan

Teja Sutedja (48) melakukan aksi heroik saat menyelamatkan diri dan anak bungsunya saat ledakan Kilang Minyak Balongan.

Agus Sipur / AFP
Kebakaran hebat terjadi di kilang Balongan, yang dioperasikan oleh perusahaan minyak negara Pertamina, di Indramayu, Jawa Barat, pada 29 Maret 2021. 

Sutiah (67), warga Desa Sukaurip blok Wisma Jati, Balongan, Indramayu, Jawa Barat, terbangun dari tidurnya pada Minggu (28/3/2021) malam pukul 23.00 WIB.

Wanita paruh baya itu terbangun lantaran mendengar huru-hara aksi demo ratusan warga Desa Sukaurip di depan Wisma Jati milik PT. Pertamina yang berada di Kecamatan Balongan.

"Saya keluar (rumah) jam 11 malam. Itu sudah banyak orang di sini (Wisma Jati)," kata Sutiah kepada tribunnews.com di kediamannya, Desa Sukaurip blok Wisma Jati, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (30/3/2021).

"Warga pada ngamuk semua. Ada mungkin 200 orang, banyak," imbuh Sutiah.

Malam itu ratusan warga Desa Sukaurip menggelar unjuk rasa di depan Wisma Jati Balongan.

Mereka meradang lantaran sejak sore hari telah mencium bau limbah gas yang diduga kuat bersumber dari salah satu tangki kilang minyak milik PT Pertamina.

Biasanya, kata Sutiah, bau limbah gas dari kilang minyak Pertamina di Balongan tidak memasuki pemukiman warga Desa Sukaurip blok Wisma Jati.

"Warga pengennya limbahnya engga bau di sini. Minta penjelasan. Biasanya engga ada bau limbah gas. Jarang. Kemarin baunya tajam," ujar Sutiah.

Aksi demo warga Desa Sukaurip malam itu berlangsung anarkis.

Mereka marah karena Pertamina menanggapi santai laporan terkait bau gas yang menyelimuti pemukiman mereka.

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved