Breaking News:

Penangkapan Terduga Teroris

Pasca Penyergapan Teroris di Bekasi dan Condet, Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar

Yusri menambahkan, mobil-mobil polisi akan berpatroli di setiap gereja guna memberi rasa aman kepada para jemaah.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, saat dijumpai wartawan di Polres Metro Depok, Pancoran Mas, Selasa (9/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Pascateror bom di Gereja Katedral, Makassar dan penangkapan empat orang terduga teroris di Bekasi dan Condet, Jakarta Timur, Polda Metro Jaya menggelar patroli berskala besar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, patroli skala besar ini juga melibatkan unsur TNI dari Kodam Jaya.

Pengamanan di tempat-tempat ibadah bakal diperketat dan menjadi prioritas dalam patroli ini.

Baca juga: Soal Bom Bunuh Diri di Makassar, Wagub DKI: Akibat Pemahaman yang Salah dan Sempit

"TNI-Polri dan instansi terkait, kita lakukan patroli skala besar menyikapi bom yang ada di Makassar. Kemarin disampaikan Pak Wakapolda kami perketat tempat-tempat ibadah," kata Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (30/3/2021).

Yusri menambahkan, mobil-mobil polisi akan berpatroli di setiap gereja guna memberi rasa aman kepada para jemaah.

Baca juga: Polisi Amankan 2 Terduga Teroris dari Sebuah Showroom Mobil di Condet, Warga: Pura-pura Nanya Mobil

"Kami siapkan Pam (pengamanan), baik TNI, Polri dan juga pemerintah daerah dibantu Pam internal di masing-masing gereja," ujar dia.

Selain itu, polisi juga berkoordinasi dengan pihak gereja untuk menambah kamera pengawas atau CCTV.

"Kita akan koordinasi untuk tambahkan CCTV. Contoh Katedral yang ada di Jakarta, selama pandemi virus Corona cukup ketat ya," ucap Yusri.

Selama patroli skala besar ini, lanjut Yusri, kepolisian akan mengedepankan tindakan preventif dan humanis.

"Patroli ini kita lakukan preventif, kita preventif strike yang kita lakukan. Kita lakukan patroli-patroli yang kita anggap rawan," kata dia. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved