Breaking News:

Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-Ondel Mengamen, Depok Sudah Terapkan Sejak Tahun 2019

Larangan ondel-ondel yang mempekerjakan anak dibawah umur memang sudah dilarang di Kota Depok, sejak September 2019 lalu.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Larangan ondel-ondel yang mempekerjakan anak dibawah umur memang sudah dilarang di Kota Depok, sejak September 2019 lalu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melarang beroperasinya ondel-ondel sebagai sarana untuk mengamen atau pun mengemis meminta uang.

Ramai diwartakan sebelumnya, satu di antara sejumlah faktor pelarangan tersebut adalah musabab ondel-ondel merupakan ikon budaya Betawi.

Menanggapi pelarangan tersebut, Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, menyampaikan hal serupa bahwa larangan ini juga telah berlaku di Kota Depok.

Berdasarkan data yang dimiliki TribunJakarta, larangan  ondel-ondel yang mempekerjakan anak dibawah umur memang sudah dilarang di Kota Depok, sejak September 2019 lalu.

“Secara umum sudah melarang ya ondel-ondel menjadi sarana untuk mengamen lah istilahnya kalau disini, pengamen atau meminta minta uang dengan ondel-ondel.  Apalagi yang dilakukan anak-anak ya dibawah umur seharusnya enggak dilakukan,” ujar Imam pada TribunJakarta, Selasa (30/3/2021).

Calon Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartanto. Imam masuk dalam kategori Tokoh Penggerak Pemuda Jawa Barat.
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartanto. Imam masuk dalam kategori Tokoh Penggerak Pemuda Jawa Barat. (Istimewa/dokumentasi acara)

Imam menuturkan, bentuk tindakan dari pelarangan ini adalah berdasarkan laporan yang diterima Pemerintah Kota Depok, dalam hal ini kepada Satpol PP yang merupakan tim penindaknya.

“Kalau ada ditemukan ondel-ondel atau manusia silver itu bisa dilaporkan ke Satpol PP atau diadukan ke kami, di wilayah mana dan jam berapa. Sehingga nanti bisa diamankan lah ya,” tuturnya.

“Ini sangat perlu pendalaman lebih jauh ya apa mereka melakukan hal tersebut karena latar belakang masalah ekonomi, atau ternyata memang ada orang-orang tertentu yang ingin mengambil keuntungan dari pekerja ondel-ondel ini. Hal-hal tersebut ini yang harus kita jangkau,” timpalnya lagi.

Baca juga: Penelitian Sampel Air dari Tempat Ikan Mati Mendadak di Kali Ancol Memakan Waktu 15 Hari

Baca juga: Tembak Korban dari Jarak Dekat, Polisi Mulai Selidiki CCTV Perampokan Uang Rp300 Juta di Tangerang

Baca juga: Mulai 1 April 2021, Flyover Tapal Kuda Kebanggaan Gubernur Anies Kembali Diuji Coba

Terakhir, Imam mengatakan, pihaknya juga bakal mendalami asal usul pekerja ondel-ondel ini.

“Apakah mereka itu orang Depok atau orang luar Depok ini yang kita pelajari, kan bisa jadi itu dilakukan oleh orang luar Depok ketika ditemui ternyata emang didrop sama orang luar itu,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved