Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Polisi Bantah Pengerahan Teknisi Bom Gegana saat Sidang Rizieq Shihab Untuk Antipasi Teror

Polrestro Jakarta Timur membantah pengerahan personel Gegana Brimob di sidang Rizieq Shihab guna antisipasi teror

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Bima Putra
Mobil Teknisi Gegana Brimob saat keluar dari Pengadilan Negeri Jakarta Timur setelah sidang Rizieq Shihab selesai, Rabu (31/3/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Polrestro Jakarta Timur membantah pengerahan personel Gegana Brimob dalam pengamanan sidang Rizieq Shihab pada Rabu (31/3/2021) guna mengantisipasi aksi teror terkait bom.

Meski dari penyelidikan Densus 88 terduga teroris di Condet, HH (57) dan ZA (38) yang di rumahnya ditemukan bahan peledak pernah datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur saat sidang Rizieq Shihab.

Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan mengatakan pengerahan personel berikut satu unit mobil Teknisi Bom Gegana Brimob bukan terkait antisipasi bom.

"Tidak, itu mobil evakuasi ya. Mobil evakuasi, memang SOP-nya seperti itu. Dipergunakan untuk sewaktu-waktu diperlukan dalam melakukan evakuasi kepada terdakwa atau pun penasihat hukum," kata Erwin di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Pantang Mundur Walau Dicecar, Ketua KNKT Maju Terus Sampai CVR SJ 182 Ketemu di Malam Terakhir

Baca juga: Komisi B DPRD DKI Pertanyakan Daftar Pembelian Lahan 70 Hektare Oleh Perumda Sarana Jaya

Pun dalam pengamanan sidang Rizieq Shihab terkait kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan Polri mengerahkan sedikitnya dua mobil barracuda di area dalam Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Menurutnya pengerahan Teknisi Bom Gegana Brimob tidak terkait aktivitas HH dan ZA yang sempat datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur sebelum diamankan Densus 88 pada Senin (29/3/2021).

Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan saat memberi keterangan terkait sidang Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (31/3/2021).
Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan saat memberi keterangan terkait sidang Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (31/3/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

"Tidak, tidak. Tidak ada itu (pengerahan Teknisi Bom Gegana Brimob) terkait penanganan bahan peledak," ujarnya.

Erwin menuturkan dalam pengamanan sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana karantina kesehatan Rizieq Shihab pada Rabu (31/3/2021) melibatkan sebanyak 1.394 personel.

Jumlah tersebut gabungan dari personel TNI-Polri, hingga petugas Pemprov DKI Jakarta meliputi Damkar, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan tim medis berikut ambulans dari Dinas Kesehatan.

"Tadi ada beberapa simpatisan, tidak lebih dari 20 orang datang dan ingin menyaksikan sidang. Tapi kami sudah imbau kalau tidak bisa masuk karena amanat dari Pengadilan dalam rangka pembatasan terkait protokol kesehatan," tuturnya.

Pantauan wartawan TribunJakarta.com, Rizieq Shihab dan menantunya, Muhammad Hanif Alatas meninggalkan Pengadilan Negeri Jakarta Timur sekira pukul 13.52 WIB setelah sidang selesai.

Baca juga: 5 Ramuan Tradisional Berkhasiat Hilangkan Stretch Mark Secara Alami, Sudah Tahu?

Baca juga: Artis FTV Agung Saga Pakai Sabu Sejak 2018, Polisi Tangkap Lagi dengan Kasus yang Sama

Baca juga: Simak Penjelasan Soal Tilang Elektronik Serta Cara Kamera ETLE Tangkap Pelanggar Lalu Lintas

Dalam sidang hari ini keduanya dihadirkan guna mengikuti jalannya sidang beragendakan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap eksepsi atau keberatan atas dakwaan JPU.

Tidak lama bus tahanan Kejaksaan yang membawa Rizieq Shihab dan Hanif ke Rutan Bareskrim Polri tempat mereka ditahan, mobil Teknisi Bom Gegana Brimob juga meninggalkan Pengadilan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved