Breaking News:

Satpam Jadi Predator Seksual Cabuli Belasan Anak di Tuban, Cerita dr Hastry: Buat Video Porno

Ahli Forensik dr. Sumy Hastry Purwanti atau biasa disapa dr Hastry bercerita saat ikut mengungkap satpam sekolah di Tuban mencabuli belasan anak.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Sumy Hastry Purwanti saat memberi keterangan di Jakarta Timur, Jumat (28/2/2020). Ahli Forensik dr. Sumy Hastry Purwanti atau biasa disapa dr Hastry bercerita saat ikut mengungkap satpam sekolah di Tuban mencabuli belasan anak. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ahli Forensik dr. Sumy Hastry Purwanti atau biasa disapa dr Hastry bercerita saat ikut mengungkap satpam sekolah mencabuli belasan anak di Tuban.

Satpam tersebut merupakan predator seksual anak.

"Total saya periksa di Polres Tuban sampai 18 anak dilakukan kekerasan seksual lewat alat vital di belakang," kata dr Hastry di akun Youtube Denny Darko, Selasa (31/3/2021).

dr Hastry mengungkapkan kasus tersebut berawal saat salah satu anak mengaku sakit di bagian anus.

Ia pun menggali keterangan dari anak tersebut. Terungkap, pelaku berstatus penjaga sekolah atau satpam.

"Ternyata si pelaku itu membuat video porno saat melakukan kekerasan seksual," ujar dr Hastry.

Kasus tersebut akhirnya diungkap Mabes Polri.

Kepada Denny Darko, dr Hastru mengatakan dirinya diajak untuk memeriksa kasus tersebut.

Sebab, kata dr Hastry, polisi membutuhkan alat bukti forensik klinik harus dibuktikan untuk menjerat pelaku.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved