Breaking News:

Rumah Mewah Dipreteli

Tersangka Perampokan Rumah Mewah di Jakarta Barat Menyasar Kediaman yang Dipasangi Spanduk Dijual

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo, mengatakan A merupakan dalang aksi perampokan rumah mewah tak berpenghuni tersebut.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo, saat merilis perampokan di Taman Kedoya Baru, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (31/3/2021). 

"Kemudian kasusnya dilaporkan ke Polsek Kebon Jeruk pada 20 Maret 2021," kata Ady.

"Jadi, aksinya berlangsung sebulan (30 hari)," lanjutnya.

Rumah mewah tersebut telah diwariskan untuk keturunan si pemiliknya.

"Ini rumah yang ditinggal pemilik sudah dibagi waris sehingga cukup lama. Bisa dilihat kalau sekeliling rumah sudah lama ditinggalkan kondisi ini dimanfaatkan pelaku," tutur dia.

Baca juga: Mabes Polri Dijaga Ketat Pasca-Diserang Terduga Teroris

Baca juga: Polisi Lumpuhkan Terduga Teroris yang Hendak Menyerang Mabes Polri

Baca juga: Jurnalis di Tangerang Gelar Aksi Teatrikal Bentuk Solidaritas Atas Kekerasan Wartawan di Surabaya

"Dirasa sepi, pada 20 Februari mereka melompat pagar masuk pintu utama, A dan H mencogkel pintu, masuk ke dalam lalu menemukan kelompok kunci yang ada di rumah ini," beber Ady.

Setelah berhasil masuk, A dan H bersama empat pekerja lainnya memereteli seisi rumah tersebut. 

Mereka menerobos masuk dengan merusak gembok pagar dan pintu menggunakan linggis.

Saat memereteli barang-barang mereka menggunakan gergaji dan palu.

Barang-barang yang dipereteli lantas dijual kepada penadah di Indramayu.

Barang-barang tersebut berupa lantai keramik, pendingin ruangan, meja, lemari, sofa, dan sebagainya.

"Tersangka mencoba menawarkan perlengkapan rumah yang ada," ucap Ady.

Kepolisian telah mengamankan barang bukti yang mereka gunakan dan diambil dari rumah tersebut.

Akibatnya, A dan H dijerat Pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dan dapat dipidana diatas lima tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved