Breaking News:

Hasil Survei Sebut PSI Jadi Kuda Hitam Menyodok ke Papan Tengah

Partai Ummat yang sebelumnya masih nihil dukungan kini melesat menjadi 1,3 persen, bahkan melampaui posisi PAN.

Editor: Wahyu Aji
TRIBUN/DANY PERMANA
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menyambangi redaksi Tribunnews.com di Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (27/3/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Temuan survei Polmatrix Indonesia menunjukkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang tidak memiliki wakil di Senayan memantapkan diri pada papan tengah.

Elektabilitas PSI naik dari 4,3 persen (Mei 2020) menjadi 4,5 persen (September-Desember 2020) dan kini tembus 5,0 persen.

“PSI yang merupakan salah satu partai baru pada Pemilu 2019 dan tidak lolos parliamentary threshold kini menyodok ke papan tengah elektabilitas partai politik,” kata Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto lewat keterangan yang diterima, Kamis (1/4/2021).

Selain PSI, partai lainnya yaitu Demokrat juga mengalami tren kenaikan elektabilitas.

Elektabilitas Demokrat bergerak naik, dari kisaran 3 persen pada Mei-September 2020 naik menjadi 7,5 persen (Desember 2020), dan kini 8,1 persen.

Di kalangan ideologi Islam, parpol baru yaitu Partai Ummat berpeluang menjadi kuda hitam.

Partai Ummat yang sebelumnya masih nihil dukungan kini melesat menjadi 1,3 persen, bahkan melampaui posisi PAN.

Baca juga: Respons AHY saat Kepengurusan Partai Demokrat Versi Moeldoko Ditolak Pemerintah

Sementara itu PDIP dan Gerindra sebagai dua partai politik utama stabil memimpin elektabilitas. Pada Mei 2020 elektabilitas PDIP mencapai 33,3 persen, turun menjadi 28,7 persen (September 2020), 25,5 persen (Desember 2020), dan kini 20,3 persen.

Demikian pula dengan Gerindra yang anjlok dari kisaran 13 persen pada Mei-September 2020 menjadi 10,1 persen (Desember 2020), lalu naik tipis menjadi 10,5 persen. Sedangkan Golkar stabil di kisaran 8 persen, kini sebesar 8,4 persen.

Temuan survei Polmatrix Indonesia soal elektabilitas partai politik.
Temuan survei Polmatrix Indonesia soal elektabilitas partai politik. (ISTIMEWA)

Lalu ada Nasdem (4,1 persen/3,9 persen/4,0 persen/3,7 persen), Perindo (1,1 persen/0,9 persen/0,7 persen/0,6 persen), dan Hanura (0,9 persen/0,6 persen/0,4 persen/0,3 persen). Parpol gurem lainnya yaitu Berkarya, PKPI dan Garuda kehilangan dukungan sama sekali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved