Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Melihat Plakat Barrack Obama di Sekolah Santo Fransiskus Asisi di Tebet

Ketua Yayasan Sekolah Santo Fransiskus Asisi, Thomas Alfred mengatakan plakat itu dibuat untuk mengenang keberhasilan Obama menjadi presiden.

TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Ketua Yayasan Asisi, Thomas Alfred menunjukkan plakat untuk mengenang Obama sebagai Presiden di Sekolah Asisi pada Selasa (9/3/2021). 

Salah satu guru yang mendampinginya bernama Iis Parera.

"Sepertinya waktu itu Obama yang berbahasa Inggris. Kan yang lain berbahasa Indonesia. Karena itu ada guru khusus yang mendampinginya. Namanya ibu Parera," ucapnya.

Iis Parera mendampingi Barry sejak kelas satu SD hingga tiga SD.

Penjelasan pelajaran di kelas diterjemahkan oleh guru khusus itu kepada Barry.

Namun, perjumpaan kembali antara Barry dan Sekolah Asisi belum terwujud pada tahun 2017, ketika Obama 'pulang kampung' liburan bersama keluarga ke Indonesia.

Barry hanya sempat menyambangi Sekolah SDN 01 Menteng.

Menurut Alfred, Barry kala itu tak jadi ke Sekolah Asisi karena alasan keamanan.

"Tidak kondusif karena berada di perkampungan. Sebagai presiden kan radius keamanan lumayan jauh. Sedangkan sekolah kita ini penuh dengan rumah penduduk," ujarnya.

Ia berharap Barry suatu saat bisa menyambangi Sekolah Asisi.

Alfred kelak ingin menunjukkan kepada Barry jejak-jejak pendidikan dasar di Asisi.

Baca juga: Berhasil Sukses Move On dari Abash, Lucinta Luna Pamerkan Kekasih Barunya, Bule?

Baca juga: Kuli Bangunan di Serpong Tewas Kesetrum saat Bikin Kopi

Baca juga: Penjelasan Mabes Polri Soal Lolosnya Teroris ZA dari Pemeriksaan, Bawa Senjata Lakukan Penembakan

Alfred sebagai Ketua Yayasan mengaku bangga dengan prestasi salah satu anak didiknya yang pernah menjabat sebagai Presiden Amerika.

Menurutnya, barangkali ada nilai-nilai  persaudaraan yang dia temukan di Sekolah Asisi kemudian diaplikasikannya ketika menjadi presiden

"Saya pribadi bangga sekali bahwa Obama pernah sekolah di sini. Kemungkinan nilai persaudaraan yang universal yang luar biasa itu dia temukan di pendidikan dasar di sini. Karakter kita ditentukan dari kecil, mungkin ketika dia bersekolah di sini dia menemukan yang terbaik," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved