Breaking News:

Tambah Pengamanan Waspadai Aksi Terorisme, Pengelola MRT Jakarta Koordinasi dengan TNI-Polri

Pihak PT MRT Jakarta berupaya mencegah teroris agar tidak masuk ke dalam area stasiun.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Uji Coba rangkaian kereta pertama MRT Jakarta menggunakan System Acceptance Test (SAT) di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pihak PT MRT Jakarta berupaya mencegah teroris agar tidak masuk ke dalam area stasiun.

Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Ahmad Pratomo, mengatakan pihaknya mengandalkan TNI-Polri guna mencegah hal tersebut.

"Kami senantiasa berkoordinasi dan bekerja sama dengan instansi berwenang, baik kepolisian maupun TNI," kata Pratomo, Kamis (1/4/2021).

Pratomo mengatakan, hal ini bertujuan memberikan rasa aman terhadap para penumpang MRT Jakarta.

"Pada prinsipnya MRT Jakarta selalu mengutamakan keselamatan pengguna jasa, dalam keadaan apapun," ucap Pratomo.

Termasuk dalam penerapan pengamanan di seluruh fasilitas MRT Jakarta yang telah mempertimbangkan berbagai risiko yang ada," lanjutnya.

Baca juga: RANS Cilegon FC Pindah Home Base ke Pantai Indah Kapuk Volcano Cilegon Kecewa Berat

Sebelumnya, terduga teroris perempuan bernisial ZA (25) menerobos masuk ke dalam Mabes Polri, Jakarta Selatan. 

Perempuan tersebut sempat menodongkan senjata api ke arah anggota polisi.

Akibatnya, aparat kepolisian melakukan tindakan terukur, menembak ZA di tempat lalu tewas. 

Selanjutnya, jenazah ZA dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta Timur, pukul 19.00 WIB, guna diautopsi.

"Semoga hal ini tidak terjadi lagi, apalagi di fasilitas publik," harap Pratomo.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved