Breaking News:

PO Bus di Terminal Induk Bekasi Minta Pemerintah Tindak Tegas Travel Gelap Saat Larangan Mudik

PO di Terminal Induk Bekasi meminta pemerintah menindak tegas keberadaan Travel Gelap yang beroperasi saat larangan mudik lebaran 2021.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Terminal Induk Bekasi di Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur saat momen libur panjang Hari Raya Paskah, Jumat (2/4/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Perusahaan Otobus (PO) di Terminal Induk Bekasi meminta pemerintah menindak tegas keberadaan Travel Gelap yang beroperasi saat larangan mudik lebaran 2021.

Salah satu pengurus PO Prima Jasa Terminal Induk Bekasi, Mulyadi mengatakan, pihaknya mendukung apapun kebijakan pemerintah.

"Kami mendukung kebijakan pemerintah, apapun itu," kata Mulyadi di Terminal Induk Bekasi, Sabtu (3/4/2021).

Tetapi, dia berharap, pemerintah harus bertindak tegas jika memang kebijakan larangan mudik benar-benar diberlakukan.

Sebab, berkaca pada kebijakan larangan mudik tahun lalu.

Masih terdapat travel gelap yang berusaha mengambil keuntungan dengan mengangkut penumpang.

"Kami dukung tapi harus tegas, berlaku secara merata jangan sampai ada trayek-trayek nakal yang masih beroperasi saat larangan mudik," tegas dia.

Momentum mudik lebaran, lanjut dia, merupakan waktu yang sangat ditunggu-tunggu pelaku usaha bidang transportasi seperti PO Bus.

Sebab, saat momen mudik lebaran jumlah penumpang akan meningkat drastis dan meningkatkan jumlah pendapatan baik pengusaha, supir dan elemen lain yang bergerak di bidang jasa trasnportasi.

"Kalau masih ada PO atau travel gelap yang masih beroperasi tolong disanksi, jadi tolong pertegas aturan yang ada," tuturnya.

Baca juga: Sah Jadi Pasutri, Atta Halilintar Pajang Foto Bareng Aurel: Photo Pertama Suami Istri

Baca juga: Libur Paskah, Keberangkatan Penumpang di Terminal Pulo Gebang dan Kampung Rambutan Melonjak

Untuk diketahui, guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, Pemerintah Pusat berencana memberlakukan kebijakan larangan mudik Lebaran 2021.

Keputusan kebijakan tersebut dikeluarkan melalui rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menko PMK Muhadjir Effendi bersama menteri lain pada 26 Maret lalu.

Hasilnya, Pemerintah Pusat memutuskan Larangan Mudik Lebaran 2021 yang berlaku pada 6 sampai 17 Mei 2021 mendatang.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved