Breaking News:

Kapolda Metro Jaya Pastikan Perayaan Paskah di Jadetabek Kondusif

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran menyebut pelaksanaan perayaan Paskah di gereja di wilayah hukum Polda Metro Jaya berlangsung kondusif

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran, di Gereja Santo Laurensius, Alam Sutera, Serpong Utara, Minggu (4/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG UTARA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran menyebut pelaksanaan perayaan Paskah di gereja di wilayah hukum Polda Metro Jaya berlangsung kondusif

Seperti diketahui, wilayah Polda Metro Jaya meliputi DKI Jakarta, Tangerang, Tangerang Selatan, Depok dan Bekasi (Jadetabek).

Hal itu diungkapkan Imran saat meninjau pengamanan perayaan Paskah di Gereja Santo Laurensius, Alam Sutera, Serpong Utara, Minggu (4/4/2021).

"Sampai dengan hari ini, pagi ini, situasi Jakarta, wilayah Hukum Polda Metro Jaya, dalam kondisi yang sangat kondusif," kata Imran.

Seperti diketahui, dalam sepekan terakhir terjadi aksi teror di sejumlah wilayah di Indonesia, seperti ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar dan penembakan di Mabes Polri.

Imran berharap aksi teror serupa tidak terjadi pada suasana perayaan Paskah suci kali ini, sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman.

"Semoga kesejukan, kedamaian terus memayungi kita semua di hari raya paskah ini, memayungi bangsa ini, sehingga kita semua bisa melaksanakan aktivitas dan kegiatan kita dengan baik dan lancar," ujarnya.

Baca juga: Kapolri Listyo Sigit Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua PB ISSI

Baca juga: Makam ZA Terduga Teroris yang Menyerang Mabes Polri Tanpa Nisan, Hanya Benda Ini Jadi Penanda

Baca juga: Enam Kali Langgar Protokol Kesehatan, Odin Cafe Senopati Kini Ditutup 3x24 Jam

Dalam keterangannya, Imran tidak menyebutkan tentang penemuan benda mencurigakan yang sempat diduga bom di depan Gereja GPIB Effatha, tepatnya di bangku Halte Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/4/2021).

Benda berupa buku yang sempat dicurigai itu akhirnya diamankan Tim Gegana Korps Korps Brimob Polda Metro Jaya, dan dinyatakan bukan rangkaian bom.

Aparat masih melacak orang yang meletakan buku di depan gereja hingga mengkhawatirkan dan membuat geger warga tersebut. 

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved