Breaking News:

Pengemudi Fortuner Acungkan Pistol

Selain Pidana Kepemilikan Senjata, Polisi Turut Usut Kasus Kecelakaan Pengemudi Fortuner

Setelah keterangan saksi dan bukti sudah kuat, selanjutnya akan digelar perkara. Dari situ, status MFA akan ditetapkan, tersangka atau tidak.

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Gereja Santo Laurensius Alam Sutera, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Minggu (4/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG UTARA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur tengah mengusut kasus kecelakaan pengemudi mobil Fortuner yang sempat mengacungkan senjata usai menabrak pengendara motor di Kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Jumat (2/4/2021).

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat menemani Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran meninjau pengamanan misa Paskah di Gereja Santo Laurensius Alam Sutera, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Minggu (4/4/2021).

"Sampai dengan saat ini masih tahap penyidikan oleh Ditlantas Polda Metro Jaya bersama dengan Satlantas Polres Jakarta Timur," kata Yusri.

Seperti diketahui, pengemudi mobil mewah itu bernama Muhammad Farid Andika atau MFA. Sementara, pengendara sepeda motor yang ditabrak adalah Novia.

Yusri mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi termasuk korban, Novia.

"Saksinya sudah kita periksa, korbannya kemudian, tersangka pelakunya sudah kita periksa, sekarang ini masih menghadirkan alat-alat bukti yang lain," ujarnya.

Selain keterangan saksi, aparat kepolisian juga mengumpulkan bukti terkait kecelakan tersebut.

Setelah keterangan saksi dan bukti sudah kuat, selanjutnya akan digelar perkara. Dari situ, status MFA akan ditetapkan, tersangka atau tidak.

Baca juga: Jadwal Pertandingan Babak 8 Besar Piala Menpora, Persib Berpeluang Hadapi Persebaya

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Pastikan Perayaan Paskah di Jadetabek Kondusif

Baca juga: Kapolri Listyo Sigit Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua PB ISSI

"Masih mengumpulkan alat-alat bukti yang lain, termasuk keterangan saksi, nanti kalau sudah terkumpul semuanya baru kita gelar perkara," ujarnya. 

MFA sendiri sudah ditahan di Polda Metro Jaya karena status tersangka terkait kepemilikan senjata.

Pria yang diketahui merupakan CEO Startup Restock.id itu dikenakan pasal Undang-Undang Darurat nomor 12 Tahun 1951 atas perbuatannya karena memiliki air soft gun tanpa izin.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved