Breaking News:

19 PSK di Kota Tangerang Dipulangkan Setelah Rehabilitasi dan Dapat Siraman Rohani

Belasan Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kota Tangerang sudah dibebaskan dan dipulangkan di rumah rehabilitasi milik Dinas Sosial.

ISTIMEWA
Belasan PSK yang sedang direhabilitasi di rumah singgah Dinas Sosial Kota Tangerang, Senin (5/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Belasan Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kota Tangerang sudah dibebaskan dan dipulangkan di rumah rehabilitasi milik Dinas Sosial.

Sebelumnya, beberapa pekan lalu Satpol PP Kota Tangerang menyerahkan belasan PSK ke Dinas Sosial untuk direhabilitasi.

Mereka sebelumnya diamankan karena terjaring razia petugas sedang melayani pria hidung belang di hotel dan indekos.

Baca juga: Curahan Hati Janda Muda Tergiur Jadi PSK Open BO di Tangerang: Kerja 10 Menit Dapet RP 800 Ribu

Kasie Rehabilitasi Eks Penyakit Sosial dan Tuna Sosial Dinsos Kota Tangerang, Jajat Jafat menjelaskan, kini mereka sudah dipulangkan ke keluarganya.

Baca juga: Belasan PSK Open BO yang Terjaring dari Apartemen di Tangerang Impor dari Bekasi hingga Purwakarta

"Mereka (PSK) sudah dipulangkan ke rumah dan daerah masing-masing untuk diserahkan ke keluarganya," jelas Jajat kepada wartawan, Senin (5/4/2021).

Menurutnya, Dinsos sudah memulangkan 19 PSK yang sudah direhabilitasi.

Usut punya usut, ke-19 PSK tersebut merupakan tangkapan Satpol PP Kota Tangerang periode Januari sampai Maret 2021.

Jajat menerangkan kalah rata-rata para PSK yang direhabilitasi masih berumur belasan tahun dan mayoritas dari Jawa Barat.

"Semua baru pertama kali di rumah singgah. Mereka awalnya di sini ngontrak. Sekarang dipulangkan ke keluarganya yang kebanyakan di Jawa Barat," ungkap Jajat.

Baca juga: Sudutkan Blessmiyanda, Pengacara Keberatan Wakil Ketua LPSK Umbar Dugaan Pelecehan Seksual

Selama di Rumah Singgah Dinas Sosial, para PSK diberikan siraman rohani agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

"Seminggu di sini, mereka diberikan siraman rohani," sambung Jajat.

Menurutnya, siraman rohani diberikan Dinsos Kota Tangerang agar mereka mengalami perubahan mental dan pola pikir lebih baik.

"Supaya tidak kembali ke dunia prostitusi, semua diberikan pengertian," kata Jajat.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved