Breaking News:

Amarah Warga Membara, Geruduk Rumah Pemerkosa Anak Tiri, Kata Kasar jadi Puncak Kekesalan

Amarah warga membara geruduk rumah pelaku, tangkap bapak tiri yang perkosa anaknya sendiri hingga kata-kata kasar terlontarkan.

Amarah Warga Membara, Geruduk Rumah Pemerkosa Anak Tiri, Kata Kasar jadi Puncak Kekesalan
ISTIMEWA
Viral video keramaian warga menggerebek sebuah rumah di kawasan Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) terkait pemerkosaan, Minggu (4/4/2021). Amarah warga membara geruduk rumah pelaku, tangkap bapak tiri yang perkosa anaknya sendiri hingga kata-kata kasar terlontarkan.

Aksi bejat itu dilakukan Khoiri (42), warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak.

Dia tega memerkosa anak tirinya N (15) yang masih bawah umur.

Pria yang bekerja buruh bangunan itu melakukan tindakan tidak terpujinya saat korban sedang tidur di kamar.

Pelaku mendatangi korban dan membekap mulut korban.

Setelah selesai melakukan aksinya, pelaku mengancam korban.

Kasatreskrim Polres Demak AKP Agil Widiyas Sampurna mengatakan, modusnya pelaku membelikan handphone kepada korban.

Pada malam harinya setelah membelikan handphone, pelaku mendatangi korban yang sedang tidur di kamarnya.

"Pelaku berusaha mencabuli dan menyetubuhi korban sampai mengeluarkan hajatnya," kata Agil, Senin, (29/3/2021).

Setelah melakukan aksi bejatnya itu, lanjut Agil, pelaku mengancam korban agar tidak menceritakan kepada siapa saja atas kejadian tersebut.

Baca juga: Mau Tahu Kamu Melanggar ETLE atau Tidak? Berikut Langkah Mudah Cek Lewat Situs Ini

Baca juga: Raffi Ahmad Beli Klub Liga 2 Cilegon United, Sepak Bola Banten Kembali Memanas

Baca juga: Warga Lari Ketakutan, Terdengar Ledakan dan Asap Membumbung dari Rumah Terduga Teroris di Bekasi

"Ojo omong karo makmu, marai tukaran karo makmu (Jangan bilang ibumu, nanti bisa bertengkar dengam ibumu)," lanjut Agil menirukan kalimat ancaman pelaku kepada korban.

Perwira polisi berpangkat tiga ini menambahkan, saat pelaku masuk ke kamar korban, ibu korban mengetahuinya.

Setelah itu, pada pagi harinya, ibu korban bertanya kepada N apa yang dilakukan saat di kamar.

Kemudian korban bercerita kepada ibunya bahwa ayah tirinya telah memperkosanya.

Berawal dari situ, ucap Agil, tindakan pemerkosaan yang dilakukan Khoiri terungkap.

Sementara itu, Khoiri mengaku melakukan aksi bejat itu tidak dalam keadaan pengaruh minuman beralkohol.

Dia melakukannya karena terdorong hawa nafsu.

Baca juga: Kesaksian Tetangga Atas Ditangkapnya 2 Terduga Teroris di Condet: Suka Ada Pengajian

Baca juga: Dendam Istrinya Digauli, Pria Muda Bunuh Teman Sekampungnya

Baca juga: Usai Ulahnya Viral Sepekan, Dalang Pencurian Perabotan Rumah Mewah di Kebon Jeruk Akhirnya Diciduk

Aksi bejat itu, kata Khoiri, dilakulan setelah cek cok dengan istri.

Dia mengaku kesal karena sebelumnya ditinggal pergi bekerja selama empat hari untuk berjualan kalender di daerah Jogja.

AKP Agil Diwiyas Sampurna menyatakan pasal yang disangkakan kepada pelaku adalah Pasal yang disangkakan Pasal 81 ayat (1) dan (3) Undang-unddang Nomor 23 Tahun 2002 tentan Perlindungan Anak.

"Ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan paling singkat 5 tahun dan denda paling banyak Rp 5 Miliar," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Khoiri Mengira Anak Tirinya Mau Wik-wik Setelah Dibelikan Hp, Dia Gagal Jadi Ayah Baik

Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Elga H Putra
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved