Breaking News:

Pamit Beli Rokok tapi Sampai Malam Tak Kembali, Remaja Gangguan Jiwa Ternyata Loncat ke Kali

Pamit beli rokok tapi sampai malam tak kunjung kembali, seorang remaja yang diduga alami gangguan jiwa ternyata malah loncat ke aliran Kali.

Dok.Basarnas Jakarta
Tim SAR gabungan mencari remaja gangguan jiwa yang loncat ke aliran Kali Pesanggrahan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Pamit beli rokok tapi sampai malam tak kunjung kembali, seorang remaja yang diduga alami gangguan jiwa ternyata malah loncat ke aliran Kali Pesanggrahan.

Petugas gabungan sampai siang ini dikerahkan untuk mencari keberadaan korban.

Kejadian tersebur berawal saat korban Daffa Wahid (18) pamit membeli rokok, Senin (5/4/2021).

Namun sampai pukul 21.00 WIB, korban tak juga kembali ke rumah hingga membuat keluarganya mendatangi warung tempat korban membeli rokok.

Sesampainya di warung, pihak keluarga panik karena mendapatkan info dari warga bahwa korban tercebur ke kali pesanggrahan.

"Pencarian sempat dilakukan oleh warga setempat tetapi tidak membuahkan hasil hingga akhirnya memutuskan untuk menghubungi Emergency Call Basarnas 115," ujar Hendra Sudirman selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR, Selasa (6/4/2021).

Tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta kemudian bergerak menuju lokasi kejadian dengan peralatan SAR air lengkap untuk melakukan operasi SAR.

“Kami sudah mengirimkan satu tim rescue ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian terhadap korban serta berkoordinasi dengan unsur yang sudah ada di lapangan,” ujar Hendra.

Dijelaskannya, pihaknya akan membagi tiga area pencarian, dimana tim pertama melakukan penyisiran menggunakan rubber boat dari lokasi kejadian hingga sejauh 3 KM,

"Tim kedua melakukan penyisiran secara visual melalui jalur darat dari lokasi kejadian hingga sejauh 2 KM.

Baca juga: Ngeluh Sakit di Kelamin Sebelum Wafat, Bocah 7 Tahun Korban Pencabulan Kakek Sempat Diberi Obat Ini

Baca juga: Eks Wali Kota dan Kapolres Jakarta Pusat Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab

Baca juga: Polsek Setiabudi Bantah Tak Layani Laporan Pelecehan Seksual Seorang Pria

Kemudian tim ketiga melakukan penyelaman apabila kondisi memungkinkan dgn radius 10 meter di sekitar lokasi kejadian," bebernya.

Dia menuturkan, unsur-unsur yang tergabung dalam tim SAR gabungan terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Kebon Jeruk, Damkar Jakarta Barat, ACT, dan Masyarakat.

Editor: Elga H Putra
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved