Pembelajaran Tatap Muka

Persiapan SDN 15 Cipete Utara Menyambut Pembelajaran Tatap Muka: Prokes Ketat Disetiap Kelas

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 15 Cipete Utara menjadi salah satu sekolah piloting atau uji coba untuk pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka (ptm).

TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Kepala Sekolah Dasar 15 Cipete Utara (kanan), Tri Cahyadi dan guru kelas 6, Suparmin di halaman SD 15 Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (6/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 15 Cipete Utara menjadi salah satu sekolah piloting atau uji coba untuk pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka (ptm).

Jelang kegiatan belajar mengajar tatap muka besok pada Rabu (7/4/2021), pihak sekolah sudah menyiapkan protokol kesehatan di masing-masing kelas.

Kepala SDN 15, Tri Cahyadi mengatakan protokol kesehatan itu sesuai yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Ia telah membentuk tim satgas Covid-19 di sekolah.

Dari pintu gerbang sekolah, petugas sudah berjaga untuk mengecek suhu siswa-siswi dengan menggunakan thermo gun atau pengukur suhu. 

Pihak sekolah juga meminta siswa-siswi memakai masker, membawa hand sanitizer dan face shield ketika berangkat ke sekolah.

Tri menunjukkan tempat cuci tangan di depan kelas di SDN 15 Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (6/4/2021).
Tri menunjukkan tempat cuci tangan di depan kelas di SDN 15 Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (6/4/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Di tiap kelas, tersedia tempat cuci tangan yang berada di depan kelas dan di dalam kelas.

Tempat cuci tangan yang berada di dalam kelas dilengkapi dengan sabun cair, hand sanitizer dan cairan disinfektan.

Baca juga: Kepala Sekolah SDN 15 Cipete Utara: 78 Persen Orangtua Siswa Setuju Belajar Tatap Muka Dibuka

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di SMKN 44 Jakarta, Guru: Jangan Kucilkan Teman yang Pernah Covid-19

Baca juga: Janda Muda Tak Bisa Tahan Nafsu, Cari Sosok Pria untuk Diajak Bercinta di Rumah: Minta Bantuan Ibu

Cairan disinfektan digunakan untuk disemprotkan ke meja, kursi dan serta ruang kelas seusai belajar.

"Setelah anak-anak diukur suhunya, dan normal lalu diarahkan langsung cuci tangan. Setelah selesai, baru diarahkan untuk masuk ke kelas," jelasnya kepada TribunJakarta.com di lokasi pada Selasa (6/4/2021).

Selain itu, pihak sekolah menyediakan masker cadangan sebanyak lima puluh buah di tiap kelas.

Kelas-kelas juga diterapkan jaga jarak seperti jarak antar meja berjauhan dan dipasang tanda silang di sebelah meja.

Kapasitas siswa yang masuk pun hanya 50 persen dari total siswa setiap kelas.

Suasana ruang kelas SDN 15 Cipete Utara sesuai dengan protokol kesehatan. Terlihat tanda silang di atas meja pada Selasa (6/4/2021).
Suasana ruang kelas SDN 15 Cipete Utara sesuai dengan protokol kesehatan. Terlihat tanda silang di atas meja pada Selasa (6/4/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)
Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved