Breaking News:

Tukang Tambal Ban Bully Bocah Tunarungu

Polisikan Montir Bengkel Penganiaya Anak Tunarungu, Orangtua Korban Berharap Kasus Ditangani Serius

dugaan penganiayaan anak tunarungu diterima oleh Polsek Pamulang, dan kini dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim.

Tribunnews.com
Ilustrasi kekerasan. Polisikan Montir Bengkel Penganiaya Anak Tunarungu, Orangtua Korban Berharap Kasus Ditangani Serius. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Kasus dugaan penganiayaan anak tunarungu diterima oleh Polsek Pamulang, dan kini dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, anak berkebutuhan khusus berinisial ERN (13) itu diduga dianiaya di sekitar rumahnya di kawasan Bambu Apus, Pamulang, Tangsel pada 18 Maret 2021.

ERN diduga dipukuli dan diinjak oleh seorang montir bengkel berinisial BB.

Baca juga: Anak Tunarungu Dianiaya Montir Bengkel di Pamulang Trauma, Lakukan Ini Waktu Lihat Foto Pelaku

Yudi Nugroho (36) ayah korban melaporkan kasus penganiayaan anaknya ke Polsek Pamulang

Saat itu, sang anakpun divisum di RSU Tangsel atas rekomendasi pihak Polsek Pamulang.

Namun sampai saat ini, sudah dua pekan lebih hasil visum tersebut belum juga terbit. 

Yudi beberapa kali menanyakannya, namun jawabannya selalu belum ada. 

Hari ini, Selasa (6/4/2021), Yudi kembali ke Polsek Pamulang untuk dimintai keterangan. 

Yudi mengatakan, pihak kepolisian melimpahkan kasus dugaan penganiayaan tersebut ke PPA.

Halaman
1234
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved