Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

35 Siswa SDN 03 Manggarai Ikuti Belajar Tatap Muka Perdana di Kelas

Sejak pintu gerbang, tersedia tempat cuci tangan. Siswa, guru atau tamu diwajibkan untuk mencuci tangan sebelum masuk sekolah

TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana pembelajaran tatap muka di SDN 03 Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan pada Rabu (7/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, menggelar uji coba pembelajaran tatap muka di kelas secara perdana pada Rabu (7/4/2021).

Sebanyak 35 siswa kelas 5 belajar tatap muka di kelas hari ini. Hanya tiga kelas yang dibuka untuk kegiatan belajar.

Kepala SDN 03 Manggarai, Sri Kadarti mengatakan pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan di sekolah seperti pembersihan lingkungan sekolah, menyiapkan tempat cuci tangan, menyediakan hand sanitizer dan mewajibkan seluruh siswa menggunakan masker dan faceshield.

Selain itu, jalur masuk maupun keluar sekolah dipisahkan. 

Sejak pintu gerbang, tersedia tempat cuci tangan. Siswa, guru atau tamu diwajibkan untuk mencuci tangan sebelum masuk sekolah.

Baca juga: Spoiler One Piece 1010, Monkey D Luffy dan Roronoa Zoro Keluarkan Haoshoku Haki

Baca juga: Tak Cuma Nafkahi Ratusan Juta, Hotma Sitompul Bongkar Sederet Aset Diberikan pada Desiree Tarigan

Di depan kelas juga tersedia satu tempat cuci tangan.

"Alhamdulilah kita juga menggunakan protokol kesehatan karena itu sarannya supaya mengantisipasi kluster baru," ujarnya kepada TribunJakarta.com di lokasi pada Rabu (7/4/2021).

Sri melanjutkan siswa yang diizinkan masuk dari kelas 4 sampai kelas 6 SD. Total siswa dari ketiga tingkatan itu berjumlah 106 siswa. 

Pembelajaran dimulai dari pukul 07.00 WIB sampai 10.00 WIB.

Seorang anak sedang mengikuti kegiatan belajar tatap muka di kelas SDN 03 Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan pada Rabu (7/4/2021).
Seorang anak sedang mengikuti kegiatan belajar tatap muka di kelas SDN 03 Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan pada Rabu (7/4/2021). (TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

Kapasitas siswa di dalam kelas pun hanya 50 persen dari jumlah total siswa di kelas.

Dalam satu hari, ada dua mata pelajaran yang diikuti siswa.

"Ada dua tapi lihat waktunya," tambahnya.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka Hari Pertama, Dua Siswa SMKN 2 Jakarta Sempat Nyasar

Baca juga: Masjid Al-Azhar Akan Gelar Salat Tarawih, Hanya Tampung 500 Jemaah

Baca juga: Cerita Amanda Manopo Hampir Kena Pelet lewat Makanan, Gara-gara Kamar di Lokasi Syuting Tak Dikunci

Sri mengatakan sejak awal masuk hingga kegiatan belajar tatap muka belum menemukan kendala.

"Enggak ada alhamdulilah. Mereka (siswa) juga mengerti kita bilang kalau nanti tidak nurut bisa bisa kita tutup lagi sekolahnya," pungkasnya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved