Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Kesiapan JIS Lakukan Uji Coba Tatap Muka di Jakarta

Sebagai salah satu sekolah percontohan dari Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK), JIS menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

dok. JIS
JIS lakukan uji coba pembelajaran tatap muka pada Rabu (7/4). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Jakarta Intercultural School (JIS) terpilih untuk uji coba pembukaan sekolah secara terbatas dengan sistem pembelajaran campuran (blended learning) di DKI Jakarta.

Sebagai salah satu sekolah percontohan dari Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK), JIS menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

“JIS memiliki protokol yang lengkap sejak para murid tiba di kampus, masuk kelas, saat proses belajar hingga meninggalkan kampus. Ini adalah komitmen kami untuk tetap menjaga kesehatan seluruh murid, guru dan karyawan dengan tetap memberikan kualitas pendidikan terbaik dalam situasi new normal,” ujar  Tarek Razik, Kepala Sekolah JIS dalam keterangan persnya pada Rabu (7/4).

Adapun Momon Sulaeman selaku Kepala Bidang Sekolah Dasar dan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, menjelaskan, JIS merupakan salah satu dari 85 sekolah yang memenuhi kriteria asesmen dan pelatihan.

Baca juga: Ingin Coba Menu Sahur Praktis dan Bergizi? Yuk Coba Resep Banana Nuggets ala Chef Devina

Baca juga: Rekomendasi Makanan Sehat saat Sahur di Puasa Ramadhan, Telur hingga Alpukat

“Program percontohan ini bertujuan untuk mengamati dan menentukan kesiapan sekolah dalam melanjutkan pembelajaran tatap muka. Sekolah yang terpilih kemudian diseleksi setelah melalui proses asesmen yang ketat dengan mempertimbangkan kesiapan mereka dari segi fasilitas kesehatan dan metodologi blended learning,” ujarnya.

Dalam penerapan protokol new normal, JIS berpegang pada empat pilar utama, yaitu kebersihan, kesehatan dan keamanan (khususnya waktu istirahat), serta dukungan sosial dan emosional. 

Pada aspek kebersihan, JIS memastikan  setiap ruang kelas selalu dibersihkan dengan desinfektan berstandar tinggi yang dapat membunuh bakteri dan virus namun tak beracun.

Setiap pegangan pintu, keran hingga kamar mandi juga terjaga bersih setiap hari. Area-area dengan trafik tinggi akan menjadi prioritas utama.

Selain mewajibkan penggunaan masker, JIS juga menyediakan tenaga kesehatan di kampus untuk mendukung seluruh kebutuhan kesehatan, termasuk pencegahan transmisi COVID-19.

Mereka sudah menjalani pelatihan khusus untuk menangani COVID-19 dan dilengkapi pakaian pelindung saat memeriksa siswa, dan setiap hari selalu diganti pakaian baru.

Halaman
12
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved