Breaking News:

Rumah Panggung di Kampung Melayu Dapat Kritikan, Wali Kota Jaktim: Kita Anggap Kebaikan

Konsep rumah panggung dalam renovasi rumah warga Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur korban banjir luapan Kali Ciliwung menuai pro kontra

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Proses renovasi permukiman warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu korban banjir Kali Ciliwung yang dibangun berkonsep rumah panggung, Jakarta Timur, Senin (5/4/2021) - Konsep rumah panggung dalam renovasi rumah warga Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur korban banjir luapan Kali Ciliwung menuai pro kontra 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Anggota DPRD DKI Jakarta tolak konsep rumah panggung, Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar angkat bicara.

Konsep rumah panggung dalam renovasi rumah warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur korban banjir luapan Kali Ciliwung menuai pro kontra.

Sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta menolak konsep rumah panggung dalam renovasi rumah warga RT 13/RW 04 dan RT 11, RT 06/RW 05 karena dianggap tak menyelesaikan masalah banjir.

Menanggapi hal tersebut, M Anwar tak mau ambil pusing.

Ia mengatakan penolakan merupakan hal yang biasa dan harus ditanggapi dengan kepala dingin.

Wali Kota Jakarta Timur M Anwar saat meninjau belajar tatap muka hari pertama di SDN Pondok Kelapa 05, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2021).
Wali Kota Jakarta Timur M Anwar saat meninjau belajar tatap muka hari pertama di SDN Pondok Kelapa 05, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2021). (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

"Saya kira kritikan kan sehat, bagus buat kita. Kita gak usah menanggapi dengan kontra. Itu kita anggap kebaikan aja," kata M Anwar kepada awak media, Rabu (7/4/2021).

Kendati begitu, ia meminta agar warga mengubah kebiasaan hidup mereka usai rumah panggung selesai dibuat.

Sebagai lokasi home industri, M Anwar mengimbau agar warga mulai berprilaku hidup sehat.

Baca juga: Anak Kelas 5 SD Ditawarkan Jadi PSK Lewat MiChat, Muncikari Palsukan Usia Korban Jadi 16 Tahun

Baca juga: Aziz Yanuar: Siapa Komandan Dua Polisi Tersangka Penembak Anggota Laskar FPI?

Baca juga: Razia Kamar Warga Binaan di Rutan Depok, Petugas Temukan Benda Terlarang

"Rumah panggung? Itu pertama kan daerah banjir, yang kedua daerah kumuh padatnya, ketiga home industri orang banyak jual kue kering masa sih mereka jual kue kering mengangkat usaha mikro kita nggak bantu makanya ada program dari provinsi melalui Baznas dari APBD kita lakukan mapping," jelasnya.

Rencananya akan ada dua lokasi di wilayah Jakarta Timur yang akan dibuat rumah panggung.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved