Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Sekolah Tatap Muka Hari Pertama di DKI, Wali Kota Jakpus Beri Pesan ke Ortu Murid: Pantau di Rumah

Dhany Sukma berpesan untuk para orang tua murid agar mengawasi putra-putrinya selama pembelajaran tatap muka.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Jakarta telah menerapkan pembelajaran tatap muka, pada Rabu (7/4/2021).

Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma beserta jajarannya pun telah meninjau proses pembelajaran di sekolah tersebut.

Dhany juga berpesan untuk para orang tua murid agar mengawasi putra-putrinya selama pembelajaran tatap muka.

"Kalau bisa dipantau di rumah, tidak perlu aktivitas di luar rumah yang berpotensi pada penyebaran Covid-19," kata dia, di lokasi.

"Tetap awasi perkembangan anak dan dampingi agar aman serta nyaman belajar di sekolah," lanjutnya. 

Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma beserta jajaran meninjau proses pembelajaran tatap muka di SMKN 2, Rabu (7/4/2021).
Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma beserta jajaran meninjau proses pembelajaran tatap muka di SMKN 2, Rabu (7/4/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Dia melanjutkan, orang tua murid pun berperan besar terhadap semangat anaknya untuk bersekolah.

"Orang tua murid berilah perhatian dan motivasi selama pandemi Covid-19 seperti sekarang, agar putra-putrinya selalu semangat," jelas Dhany. 

Kepala Sekolah SMKN 2 Jakarta, Murni Astuti, mengatakan ada 45 siswa di hari pertama pembelajaran tatap muka tersebut.

Baca juga: Ramadan Tinggal Hitungan Hari, Berikut Panduan Mandi Junub Sebelum Puasa, Lengkap dengan Doanya

"Siswa yang disetujui orangtuanya ada 45 dari seluruh siswa berjumlah 670," kata Murni, saat diwawancarai di SMKN 2 Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, hari ini.

"Jadi, selebihnya semua daring dari rumah, kecuali 45 siswa tadi," lanjutnya. 

Murni mengatakan, 45 siswa ini dibagi dalam lima ruang kelas yang digunakan.

"Sesuai dengan program keahlian yang ada di SMKN 2 Jakarta yaitu untuk ruangan bisnis daring pemasaran, laboratorium akuntasi keuangan lembaga, laboratorium otomatisasi tata kelola perkantoran, laboratorium multimedia, dan laboratorium perangkat lunak," jelas dia.

Baca juga: Video Viral Balita Selamat dari Terjangan Banjir NTT, Sempat Hilang Tengah Malam Ditemukan di Pohon

"Total ada lima ruangan yang dioperasikan pada Senin, Rabu, dan Jumat. Sementara Selasa dan Kamis jadwalnya kelas untuk disemprot disinfektan," sambungnya.

Dia menambahkan, tiap kelas terdapat sembilan siswa.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved