Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Wali Kota Jakarta Timur Pastikan Ruang Belajar Tatap Muka Steril Disemprot Disinfektan

Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar memastikan penyemprotan disinfektan dilakukan di sekolah usai para siswa belajar tatap muka

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Wali Kota Jakarta Timur M Anwar saat meninjau belajar tatap muka hari pertama di SDN Pondok Kelapa 05, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar memastikan penyemprotan disinfektan dilakukan di sekolah usai para siswa belajar tatap muka.

Seperti diketahui, uji coba belajar tatap muka sudah digelar mulai hari ini, Rabu (7/4/2021) dan akan dilakukan hingga Kamis (29/4/2021) medatang.

Sekiranya ada 85 sekolah di DKI Jakarta yang menggelar uji coba belajar tatap muka.

Dijelaskan Anwar, dari 85 sekolah yang ada, sebanyak 25 sekolah diantaranya berada di Jakarta Timur.

"Kemarin rencana 100 sekolah dievaluasi ternyata hanya 25 sekolah (di Jakarta Timur) yang memungkinkan belajar langsung. Nanti ke depan kita lihat kalau ini nggak menimbulkan klaster baru kita tambah lagi sekolahnya tapi kalau ada klaster baru tergantung kebijakan pimpinan pak Gubernur," katanya saat meninjau SDN Pondok Kelapa 05.

Baca juga: Siswa SMKN 15 Jakarta Senang Kembali Belajar di Sekolah: Jadi Nggak Bosan di Rumah

Baca juga: JPU Bakal Hadirkan Lima Saksi Pada Sidang Lanjutan Tes Swab RS UMMI Bogor

Baca juga: Cerita Guru Hari Pertama Pembelajaran Tatap Muka, Tak Terbiasa Pakai Face Shield

Sarana dan prasarana menjadi penentu utama pembelajaran tatap muka, di mana protokol kesehatan diterapkan secara ketat di tiap sekolah.

Selain itu, Anwar menjelaskan pembelajaran hanya diperuntukkan untuk siswa kelas 4, 5, dan 6.

Sehingga usai pembelajaran selesai, maka ruang kelas akan disemprot disinfektan.

"Sebelum belajar disinfektan ruangan dipastikan steril. Besok nggak belajar karena ada penyemprotan. Kemudian hari Jumat belajar kelas enam. Sehari masuk, besoknya disemprot disinfektan lagi," tandasnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved