Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Jumlah Sekolah yang Ikuti Uji Coba Belajar Tatap Muka di Jakarta Utara Bisa Bertambah

Proses asesmen terhadap sekolah-sekolah yang ada di Jakarta Utara terus berjalan seiring dimulainya uji coba pembelajaran tatap muka

ISTIMEWA
Ilustrasi uji coba pembelajaran tatap muka di Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Proses asesmen terhadap sekolah-sekolah yang ada di Jakarta Utara terus berjalan seiring dimulainya uji coba pembelajaran tatap muka mulai Rabu (7/4/2021) kemarin.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Utara Sri Rahayu Asih Subekti mengatakan, dari hasil assesmen, ada kemungkinan sekolah yang melaksanakan uji coba belajar tatap muka bisa bertambah.

"Proses asesmen masih terus berjalan sampai saat ini. Jika sekolah itu telah dinilai lulus, maka bisa melaksanakan uji coba belajar tatap muka," kata Sri, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: Wagub DKI Minta Guru Awasi Murid Nongkrong Usai Pembelajaran Tatap Muka

Proses asesmen menyasar sarana dan prasarana hingga pelatihan sistem pembelajaran campuran alias blended learning yang memadukan belajar online dan offline.

Seluruh tenaga pendidik juga diwajibkan telah mengikuti vaksinasi Covid-19.

"Sekolah harus melengkapi segala persyaratan yang dikeluarkan baik dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta untuk dapat melaksanakan uji coba belajar tatap muka ini," ucap Sri.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Utara Purwanto menerangkan, hampir seluruh sekolah memiliki sarana dan prasarana memadai untuk pencegahan Covid-19.

Namun, untuk syarat pelatihan sistem pembelajaran blended learning, sampai saat ini beberapa sekolah masih mengikutinya.

Purwanto menjelaskan, sedikitnya harus ada tiga tenaga pendidik yang lulus sesuai standar penilaian untuk mengajar dengan metode blended learning.

"Pelatihan itu kan ada tugas-tugasnya bagi peserta yang ikut. Mereka harus lulus itu dulu. Kalau sudah minimal tiga tenaga pendidik lulus, maka sekolah itu bisa melaksanakan uji coba belajar tatap muka. Tapi tetap, harus ada surat persetujuan wali siswa terlebih dahulu," kata Purwanto.

Diberitakan sebelumnya, ada enam sekolah di Jakarta Utara melaksanakan uji coba belajar tatap muka yang dimulai pada Rabu (7/4/2021) kemarin.

Sekolah tersebut yakni SDN Rorotan 02 Pagi, SDN Sukapura 01 Pagi, SMKS Walang Jaya, dan SMAK Penabur Kelapa Gading serta SDN Pejagalan 03 dan SDN Pademangan Barat 11.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved