Breaking News:

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sita Ratusan Botol Miras dan Knalpot Bising Jelang Ramadan

Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggencarkan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dan Operasi Kemanusiaan jelang bulan suci Ramadan.

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Konferensi pers hasil Operasi Pekat dan Operasi Kemanusiaan jelang Ramadan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (8/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggencarkan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dan Operasi Kemanusiaan jelang bulan Ramadan.

Dalam operasi tersebut, polisi menyasar toko-toko yang masih menjual minuman keras dan para pengendara motor yang masih memasang knalpot bising.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana menuturkan, kedua kegiatan tersebut sudah digencarkan beberapa pekan terakhir.

"Kegiatan ini sudah dilakukan dalam kurun waktu dua minggu terakhir dan kami intensifkan lagi dalam empat hari terakhir, menjalankan Operasi Pekat dan Operasi Kemanusiaan yaitu keselamatan lalu lintas," kata Kholis di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8/4/2021).

Kegiatan preventif jelang Ramadan yang pertama digencarkan ialah Operasi Pekat.

Pemusnahan ribuan botol minuman keras di halaman Balai Kota Depok, Rabu (30/12/2020).
Ilustrasi minuman keras (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Polisi bergerak menyisir daerah di sekitaran Kalibaru hingga Muara Angke dan mendapati toko-toko yang masih menjual minuman keras.

"Kami telah berhasil melakukan penyitaan terhadap 959 botol dan kaleng minuman keras dari berbagai jenis mulai dari anggur, bir, wiski, vodka maupun ciu," ucap Kholis.

Baca juga: Bocah 12 Tahun yang Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan Meninggal Dunia, Terseret Arus hingga 1 Km

Baca juga: Lansia di Matraman Terserempet Kereta Api, Kepala Alami Luka Benjol

Baca juga: Ingin Ubah Sampah Jadi Berkah di Bulan Ramadan? Begini Tips dari Chelsea Islan

"Barang bukti ini kami temukan di daerah kawasan Muara Angke dan Kalibaru yang masuk dalam daerah hukum Polres Pelbuhan Tanjung Priok," sambungnya.

Polisi juga mengamankan enam orang pemilik toko minuman keras yang hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kemudian, di dalam Operasi Kemanusiaan, polisi menyasar pengendara motor yang melintas di wilayah Muara Baru.

Dalam operasi tersebut, didapati 100 pemotor yang masih menggunakan knalpot bising.

Baca juga: Bocah 12 Tahun yang Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan Meninggal Dunia, Terseret Arus hingga 1 Km

"Kami berhasil mengamankan 100 knalpot bising yang tidak sesuai dengan spesifikasi atau standar. Khusus dalam penindakan masalah knalpot, kami tidak melakukan penilangan," kata Kholis.

Kholis menegaskan, operasi-operasi ini akan rutin dilakukan sampai bulan Ramadan guna memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved