Breaking News:

Tempat Hiburan Malam di Jakarta Timur Dilarang Buka saat Ramadan

Sudin Parekraf Jakarta Timur melarang tempat hiburan malam beroperasi selama bulan Ramadan 1442 Hijriah.

Tribunnews.com
Ilustrasi tempat hiburan malam. Sudin Parekraf Jakarta Timur melarang tempat hiburan malam beroperasi selama bulan Ramadan 1442 Hijriah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Jakarta Timur melarang tempat hiburan malam beroperasi selama bulan Ramadan 1442 Hijriah.

Kasudin Parekraf Jakarta Timur Rus Suharto mengatakan larangan tersebut mengacu pada Pergub DKI Jakarta Nomor 18 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata.⁣

"Kita mengimbau di bulan Ramadan ada usaha-usaha yang tidak beroperasi,” kata Rus saat dikonfirmasi di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (8/4/2021).

Hal ini disampaikan dalam sosialisasi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan jam operasional selama bulan Ramadan di Ruang Serba Guna Blok C, Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Larangan tersebut guna mencegah adanya gesekan antara pelaku usaha dengan masyarakat selama bulan suci Ramadan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

“Ini kita lakukan agar para pelaku usaha hiburan tidak melanggar saat di bulan Ramadan,” ujarnya.

Dalam sosialisasi ini Rus juga menyampaikan hal terkait Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE) kepada para pelaku usaha pariwisata dan hiburan malam.

Baca juga: Niat Pasang Susuk Demi Balikan dengan Pacar, Bocah di Kendal Malah Diperkosa Ayah Sahabatnya

Baca juga: Jadwal dan Spoiler Anime One Piece 969, Akhir Petualangan Kozuki Oden Bersama Gol D Roger

Baca juga: Facebook Rilis Stiker dan Avatar Jelang Ramadan 2021, Bisa Diakses Pengguna Instagram dan WhatsApp

Menurutnya hal ini perlu dipersiapkan guna memastikan penerapan protokol kesehatan saat Pemprov DKI Jakarta membolehkan tempat hiburan malam beroperasi nanti.

"Sertifikat CHSE ini nantinya yang dapat membuktikan kesiapan usaha pariwisata untuk beroperasi kembali di tengah pandemi maupun pandemi berakhir. Karena aspek CHSE sangat penting,” tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved