Breaking News:

Cara Hindari Investasi Bodong, Perlu Hati-hati Agar Tak Kena Tipu

Kamu ingin mencoba investasi? Berikut cara membedakan investasi bodong atau tidak. 

Freepik
Ilustrasi investasi 

Perusahaan investasi yang aman, tentu saja akan terdaftar di OJK. Hal itu bisa kamu ketahui lewat laman resmi OJK.

Baca juga: Pendafatran Sekolah Kedinasan 2021 Telah Dibuka, Ini Cara Buat Akun SSCASN di dikdin.bkn.go.id

Baca juga: ART Desiree Tarigan Trauma Dianiaya Bos Usai 3 Tahun Kerja, Kuasa Hukum: Orang Kecil Mengabdi Tulus

“Perusahaan yang sehat pasti memiliki aset dasar yang jelas, bisa berupa portofolio efek seperti obligasi atau saham,” kata Rizqi.

Jika perusahaan investasi tidak memberikan kejelasan tentang pengelolaan uang yang kita berikan, maka perusahaan tersebut wajib kita curigai.

Rizqi mengutarakan, masyarakat yang banyak terjerat investasi bodong karena tidak tahu cara memfilter informasi penting ini.

Pilih Jenis Investasi yang Tepat

Ketika kamu memutuskan berinvestasi, Rizqi berpesan untuk punya tujuan keuangannya terlebih dahulu.

“Banyak yang sudah mulai berinvestasi tanpa disadari oleh tujuan yang jelas,” ungkapnya.

Tujuan utama berinvestasi adalah mencapai tujuan keuangan. 

Tentu, kalau ingin kaya pasti dari pekerjaan atau bisnis yang kamu miliki, bukan dari investasi.

Baca juga: Pemuda Perkosa Anak Tirinya Berusia 17 Tahun, Korban Sempat Dicekik Karena Menolak

Baca juga: Hotma Sitompul Tuduh Istri Selingkuh, Desiree Tarigan Nangis, Hotman Paris Ungkap Faktanya!

Kata Rizqi, berinvestasi fungsinya untuk memiliki tingkat “kecukupan” dalam keuangan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved