Breaking News:

Gubernur Anies Dinilai Rusak Tatanan Kota dengan Bangun Tugu Sepeda Senilai Rp 800 Juta

Politisi PDIP Gilbert Simanjuntak mengkritik rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membangun tugu sepeda seharga Rp 800 juta di kawasan Sudirman

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Elga H Putra
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal membangun sebuah tugu atau prasasti sepeda di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

Baca juga: Mudik Dilarang, Sopir Bus AKAP: Utang di Warung Makin Menumpuk kalau Enggak Narik

Baca juga: Intip 5 Rekomendasi Wisata Romantis di Indonesia, Simak Juga Diskon dari AirAsia yang Bisa Dinikmati

Baca juga: Petugas Damkar Depok Viral Usai Posting Poster Berisi Tulisan Dugaan Korupsi, Begini Penjelasannya

Pembangunan tugu sepeda ini merupakan bagian dari proyek pembangunan jalur sepeda permanen di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin.

Adapun pun pembangunan jalur sepeda sepanjang 11,2 kilometer ini telah mulai dikerjakan sejak Februari 2021 lalu.

"Tugu sepeda itu dapat anggaran Rp 800 juta," ucapnya, Kamis (8/4/2021).

Meski biaya untuk pembuatan tugu sepeda mencapai ratusan juta rupiah, Ariza memastikan, dana yang dianggarkan bukan berasal dari kas daerah atau APBD DKI.

Politisi Gerindra ini pun menyebut, dana tersebut berasal dari pihak swasta yang nilainya mencapai Rp 28 miliar.

"Anggarannya dari kewajiban pihak swasta, pihak ketiga," ujarnya saat ditemui di Balai Kota Jakarta.

Selain untuk membuat tugu sepeda, dana miliaran rupiah itu juga bakal digunakan untuk membuat jalur sepeda permanen di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin.

Proyek pembuatan jalur sepeda ini pun diklaim sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penggunaan sepeda sebagai alat transportasi alternatif.

Baca juga: Selain Jahe, 7 Ramuan Tradisional Ini Berkhasiat Atasi Meriang karena Masuk Angin, Apa Saja?

Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta Masih Bahas Soal Penerapan Larangan Mudik 6-17 Mei 2021

"Ini menunjukan keberpihakan kami Pemprov terhadap pengguna jalan sepeda. Kami berharap ke depan sepeda ini tidak hanya sebagai alat olahraga, rekreasi, tapi transportasi," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved