Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Kabar Gembira, Jumlah Pemakaman Jenazah Covid-19 di Kabupaten Tangerang Turun 75 Persen

Jumlah Jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang mengalami penurunan.

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Ilustrasi sejumlah petugas berseragam hazmat membawa jasad Covid-19 - Jumlah Jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang mengalami penurunan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Jumlah Jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang mengalami penurunan.

Dari data yang didapatkan, penurunan tersebut hingga mencapai 75 persen.

TPU Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang sendiri dikhususkan untuk korban Covid-19.

Kepala Pengelola TPU Buniayu, Aon mengatakan angka itu menurun drastis sejak Maret 2021.

"Dalam dua pekan terakhir ini pemakaman jenazah Covid-19 yang dimakamkan berkurang, penurunannya sampai hampir 75 persen," ujar Aon kepada wartawan, Jumat (9/4/2021).

Suasana di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, yang sudah mulai dioperasikan khusus untuk jenazah Covid-19, Minggu (28/3/2021).
Ilustrasi pemakaman khusus untuk jenazah Covid-19, Minggu (28/3/2021). (Tribunjakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Menurutnya, sejak bulan Maret 2021 lalu pihaknya hanya memakamkan satu hingga dua jenazah Covid-19 perhari.

"Padahal pada Januari 2021 kita bisa memakamkan tujuh sampai sembilan jenazah," ujar Aon.

Aon menjelaskan, total ada 372 jenazah korban Covid-19 yang dimakamkan di sana sejak TPU tersebut dijadikan khusus korban Covid-19.

"Rincian akumulasinya pada Januari 2021 ada 294 pemakaman, dan Februari 2021 ada 78 pemakaman," jelas Aon.

Baca juga: Diduga Catut Nama Pejabat Kejagung, Advokat Natalia Rusli Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Baca juga: Tugu Sepeda Rp800 Juta Tuai Kritik, Anies Dibandingkan dengan Ahok: Buat Kebijakan yang Pro Rakyat

Baca juga: Catat 6 Ramuan Tradisional yang Berkhasiat Obati Sariawan di Lidah, Sudah Tahu?

Aon menjelaskan, dirinya bersama petugas penggali kubur tetap bersiaga selama 24 jam.

Walau terjadi penurunan pada jumlah pemakamannya.

"Kita tetap siaga dan tetap menyiapkan pemakaman untuk jenazah. Supaya nanti kalau datang ambulans ke TPU tinggal menguburkan," tutup Aon.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved