Polres Bekasi Siapkan 10 Titik Penyekatan Arus Mudik, Jalur Tikus Perbatasan Karawang Turut Dipantau

Pos penyekatan akses jalur mudik berada di ruas jalan mulai dari arteri akses Pantura Jawa dan ruas pintu masuk Tol Jakarta - Cikampek.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kapolres Metro Bekasi Kombes Polisi Hendra Gunawan mengatakan Polres Metro Bekasi menyiapkan 10 titik pos penyekatan arus mudik 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Polres Metro Bekasi menyiapkan 10 titik pos penyekatan arus mudik. Hal ini disampaikan Kapolres Kombes Pol Hendra Gunawan, Rabu (9/4/2021).

Hendra mengatakan, pos penyekatan akses jalur mudik berada di ruas jalan mulai dari arteri akses Pantura Jawa dan ruas pintu masuk Tol Jakarta - Cikampek.

"Termasuk jalur-jalur tikus akan kita jaga 24 jam, petugas akan kami tempatkan di pos jaga masing-masing," kata Hendra.

Dia memaparkan, 10 titik pos penyekatan diantaranya berada di pintu tol Cikarang Pusat, Cibatu, Cikarang Barat dan Tambun.

Sedangkan untuk di jalur arteri, pos penyekatan dilakukan di Kedungwaringin perbatasan Bekasi dengan Karawang, Cibarusah perbatasan Bekasi dengan Bogor.

Serta, dua jalur alternatif yakni, Pebayuran perbatasan utara Bekasi dengan Karawang, dan Cipayung Kalimalang perbatasan selatan Bekasi sampai Karawang.

"Ada juga jalur tikus yang kami jaga, berkaca pengalaman tahun lalu bahwa ada beberapa kendaraan pemudik yang melintas keluar Bekasi," tuturnya.

Jalur tikus yang dimaksud lanjut Hendra, akses eretan atau jembatan perahu yang bisa dilintasi kendaraan untuk menyebrangi Sungai Citarum ke perbatasan Karawang.

"Ada beberapa eretan yang akan kami pantau, ada beberapa titik di Kabupaten Bekasi yang bisa melintas ke perbatasan Karawang," paparnya.

Baca juga: Manga One Piece Chapter 1010, Monkey D Luffy Tumbangkan Kaido dengan Dua Kali Serangan

Baca juga: Mengaku Imam Mahdi, Winardi Buat Geger dan Resah Warga Perigi Sawangan

Baca juga: Video Nenek yang Ditemukan di Semak-semak Viral di Media Sosial, Nyari Makan di Tempat Sampah

Hendra memastikan, kegiatan penyekatan nantinya akan dilakukan secara humanis. Tiap pemudik yang terjaring, nantinya akan diarahkan putar balik ke daerah tempat tinggalnya.

"Kami akan melakukan secara persuasif, humanis, jika ada yang terjaring akan langsung kami arahkan putar balik," tegasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved