Breaking News:

Polda Metro Jaya Sosialisasikan Larangan Mudik Lebaran 2021 saat Operasi Kemanusiaan Pekan Depan

Dua pekan ke depan, Polda Metro Jaya akan gelar operasi kemanusiaan. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi melarang mudik Lebaran tahun ini.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat memberikan keterangan terkait larangan mudik lebaran, Sabtu (10/4/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Dua pekan ke depan, Polda Metro Jaya akan gelar operasi kemanusiaan.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi melarang mudik Lebaran tahun ini.

Semua moda transportasi baik darat, laut, udara, kereta akan dibatasi sepanjang 6-17 Mei 2021.

Hal ini turut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Menindaklanjuti hal tersebut, operasi kemanusiaan akan digelar mulai Senin (12/4/2021).

Hal ini diungkapkan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.

TONTON JUGA:

"Sanksi? saat ini sanksinya adalah hanya diputar balik saja. Makanya mulai besok, hari Senin (12/4), selama 14 hari kita akan melaksanakan Operasi Keselamatan. Salah satu targetnya adalah memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang larangan mudik," katanya di Jakarta Timur, Sabtu (10/4/2021).

Baca juga: Direncanakan Rampung Mei 2021, Begini Desain Tugu Sepeda Buatan Anies Baswedan Seharga Rp800 Juta

Adapun perluasan titik atau pos penyekatan di jalan tikus yang akan diperluas.

Selain di Tol Arah Cikampek, Tol Arah Merak, Harapan Indah Bekasi Kota, Jati Uwung Tangerang Kota, Kedung Waringin Bekasi Kabupaten, Terminal Pulogebang, Terminal Kalideres dan Terminal Kampung Rambutan, Kombes Pol Sambodo masih melakukan survei di lokasi lain.

Baca juga: Larang Mudik Lebaran 2021, Polda Metro Jaya Perluas Penyekatan di Jalur Tikus Terutama di Perbatasan

"Nanti akan kita tambah di jalan-jalan tikus, contoh misalnya di Jembatan Kemayoran antara Bekasi dan Karawang, ada yang jalan ke Cibarusa, semua jalan-jalan yang tikus yang meninggalkan Jakarta itu yang nanti akan kita lakukan inventaris dan penyekatan untuk mencegah orang mudik tidak hanya menggunakan mobil pribadi, kendaraan bus, termasuk juga sepeda bermotor," tandasnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved