Viral Dua Cewek ABG Baku Hantam Rebutan Pacar Viral di Media Sosial, Rekaman Untuk Bukti Pemenang

Video dua cewek ABG baku hantam rebutan cewek viral di media sosial terjadi di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Editor: Suharno
VIRAL
Video dua cewek ABG baku hantam rebutan pacar di Kota Waringin Barat Kalteng viral di media sosial. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Video dua cewek ABG baku hantam rebutan cewek viral di media sosial.

Peristiwa dua cewek ABG baku hantam rebutan cewek ini terjadi di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Aksi perkelahian dua cewek ABG tersebut terjadi karena masalah sepele lantaran diduga kedua cewek tersebut rebutan pacar.

Dari video pendek berdurasi 16 detik yang diunggah Borneo24.com tampak kedua perempuan tersebut saling adu jotos.

Kata-kata kasar yang diteriakan salah satu perempuan terdengar dari video tersebut.

Celakanya, beberapa teman mereka yang ada di lokasi hanya menyaksikan kejadian tersebut.

TONTON JUGA:

Bahkan satu di antaranya justru merekam adu jotos dan adu mulut itu.

Dalam unggahan itu dikatakan lokasi perkelahian terjadi di Jalan Sampuraga Baru, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Sabtu (3/4/2021) akhir pekan lalu.

Baca juga: Kliennya Kecewa Vonis Hakim Lebih Berat dari JPU, Togar Situmorang Bertindak Cepat Cari Keadilan

Kasat Reskrim Polres Kotawaringin AKP Rendra Aditia Dhani, mengungkapkan kronologi kejadian bermula dari dua remaja berinisial M (16) menuduh T (16) merebut pacarnya.

Karena merasa tidak terima akhirnya M dan T bertemu di jalan Sampuraga Baru, alih-alih menyelesaikan perselisihan malah saling adu jotos dan adu mulut.

Sebelum memulai perkelahian tersebut, teman mereka berinisial B (15), diminta untuk merekam aksi keduanya sebagai bukti sahih siapa yang kalah dan siapa yang menang.

Namun, video berdurasi 16 detik tersebut tidak sengaja diunggah di status WA miliknya, sebelum akhirnya viral.

"Kedua remaja tersebut sudah berdamai, sudah menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan dengan didampingi keluarga masing-masing, dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan tidak terpuji tersebut," ujar Rendra pada wartawan.

Baca juga: Ramadan di Depok: Buka Bersama dan Takbiran Keliling Dilarang, Pesantren Kilat Secara Virtual

Soal kedua remaja tersebut sudah berdamai juga diunggah akun Instagram @infopbun.

Dalam postingan tersebut tampak tiga remaja putri yang diduga berada di video perkelahian tersebut berdiri sembari menunjukkan surat pernyataan tidak ingin melakukan aksi tersebut kembali.

Lebih lanjut Kasat Reskrim mengatakan mengingat kedua remaja tersebut masih di bawah umur, Rendra menekankan agar pengawasan terhadap anak terus ditingkatkan.

Sebab kesalahan seperti kasus tersebut dinilai bukan sepenuhnya kesalahan anak namun perlunya pengawasan lebih dari orang tua.

“Kesalahan anak tidak seutuhnya kesalahan anak tetapi juga merupakan kurangnya pengawasan orang tua dan lingkungan, jadi harapannya mari bersama-sama untuk mendidik anak ini baik dari keluarga, lingkungan, dan masyarakat umum,” pesan Kasat Reskrim.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved