Breaking News:

Fraksi PKS: Perlu Komitmen Kuat Wujudkan Demokrasi Pancasila yang Subtantif

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini dalam pengantarnya mengatakan tema ini sengaja diangkat dalam Mimbar Demokrasi ke-3 untuk mendapatkan perspektif.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Jazuli Juwaini 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fraksi PKS DPR kembali menggelar Mimbar Demokrasi dan Kebangsaan Seri Ketiga dengan Tema "Melampaui Demokrasi Kita Hari Ini" menghadirkan narasumber Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS M. Sohibul Iman, Jumat (9/4/2021).

Acara yang digelar secara virtual ini, dimulai dengan Pengantar sekaligus arahan dari Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, yang dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Mohammad Sohibul Iman dan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini dalam pengantarnya mengatakan tema ini sengaja diangkat dalam Mimbar Demokrasi ke-3 untuk mendapatkan perspektif yang jernih, reflektif, dan konstruktif bagaimana mewujudkan demokrasi yang subtantif.

"Perlu komitmen kuat seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan demokrasi Pancasila yang subtantif. Yaitu demokrasi yang menghasilkan kesejahteraan rakyat berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945," ujarnya.

Anggota Komisi I DPR Dapil Banten ini menegaskan demokrasi Indonesia berbeda dengan demokrasi negara-negara lain karena kita memiliki Pancasila sebagai dasar negara sekaligus identitas dan karakter bangsa.

Jazuli menambahkan, demokrasi akan berjalan dengan baik apabila prosesnya berjalan dengan jujur dan adil, tidak adanya tekanan dan paksaan, tidak ada money poltik dan hal-hal lain yang menghambat demokrasi menjadi baik.

“Demokrasi Indonesia berjalan dengan baik ketika awal reformasi namun saat ini demokrasi kembali tertatih-tatih akibat oligarki kekuasaan dan kapital,” pungkas Jazuli.

Money Politics dan Oligarkhi Ancam Demokrasi

Baca juga: Ujian Profesi Advokat PERADI Diikuti Sebanyak 5.833 Peserta

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Syuro' Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohammad Sohibul Iman mengatakan, bahwa semua masyarakat rindu akan terwujudnya demokrasi yang substantif dan lebih baik.

Tapi, demokrasi di negara kita saat ini masih belum sesuai dengan harapan kita, karena kita masih melihat adanya money politics yang nyata dan membuat demokrasi kita tidak lebih baik dan adanya kekuatan besar yang disebut oligarki.

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved