Breaking News:

Larangan Mudik, Angkasa Pura II Lakukan Pembenahan pada Tiga Aspek ini di Bandara Soekarno-Hatta

PT Angkasa Pura II melakukan sejumlah persiapan guna mendukung ketentuan larangan mudik 6-17 Mei 2021.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
ILUSTRASI Lokasi validasi kartu bebas Covid-19 di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta menjelang Libur Natal dan Tahun Baru 2021, Selasa (22/12/2020). 

Aplikasi iPerform memiliki sejumlah fitur bagi karyawan Angkasa Pura II,

Seperti smart airport dashboard, airport overview, airport movement, official memo untuk setiap karyawan, hingga garbarata monitoring, swing gate monitoring dan aircraft parking stand monitoring, baggage monitoring, tenant monitoring, dan revenue report.

"Dengan iPerform, kami dapat secara pasti melakukan penataan personel berbasis data operasional,” ujar Awaluddin.

Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia saat ini mengoperasikan gedung Airport Operation Control Center (AOCC).

Ruangan di atas dilengkapi dengan berbagai peralatan modern sebagai wadah kolaborasi di antara stakeholder penerbangan.

Stakeholder yang terlibat di dalam AOCC adalah maskapai, ground handling, Otoritas Bandara, Bea dan Cukai, Imigrasi, Karantina, AirNav Indonesia.

"Melalui AOCC, stakeholder bandara dapat fleksibel dalam melakukan pengaturan operasional sehingga Bandara Soekarno-Hatta dapat cepat melakukan adaptasi di tengah dinamisnya kondisi pada pandemi ini," papar Awaluddin.

Kemudian, bersama stakeholder akan melakukan penataan sistem penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.

Melalui penerapan Airport Collaborative Decision Making (A-CDM), sehingga pergerakan pesawat di bandara dapat optimal.

A-CDM antara lain dapat meningkatkan prediktabilitas penerbangan dan mengoptimalkan operasional.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved