Breaking News:

Anies Bangun Tugu Senilai Rp800 Juta, PDIP: Tempat Parkir Sepeda Saja Minim

Seharusnya Pemprov DKI membenahi dan memperbanyak sarana dan prasarana tersebut sebelum membuat tugu sepeda

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Kerangka pembangunan Tugu Sepeda, di Jalan Sudirman, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (11/4/2021). 

Tak hanya lahan parkir khusus sepeda, Gembong juga meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menambah jumlah jalur sepeda permanen di ibu kota.

"Sarana dan prasarana yang berkaitan dengan sepeda harus dipenuhi dulu. Sarana prasarananya mesti diberesin, bukan malah tugunya," kata dia.

"Jalur sepeda harus terpenuhi dengan baik, baru kemudian bangun tugu enggak masalah," tambahnya menjelaskan.

Filosofi Tugu Sepeda

Dalam dokumen yang diterima TribunJakarta.com, tugu tersebut dirancang dengan bentuk lingkaran.

Bentuk dasar lingkaran ini menggambarkan bentuk roda sepeda yang melambangkan pergerakan yang dinamis.

Bentuk dasar lingkaran ini dibagi menjadi beberapa ukuran berbeda dan pada pusatnya terletak ukuran yang paling beras.

Lingkaran dengan ukuran terbesar akan dicetak bentuk 'cakram', yaitu suatu komponen sepeda yang memiliki hirarki tertinggi, pusat rotasi dan merupakan penggerak utama dari sepeda tersebut.

"Spesialnya, cakram ini akan dicetak pula 'landmark-landmark' penting yang menjadi simbol kebanggaan kota Jakarta," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Pada area sisanya, akan dicetak infografis-infografis yang bersifat edukatif mengenai sepeda. 

Halaman
123
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved