Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

DKI Jakarta Jadi Daerah dengan Vaksinasi Lansia Tertinggi, Jumlahnya Hampir Capai 500 Ribu Orang

DKI Jakarta menjadi daerah dengan vaksinasi lansia tertinggi di Indonesia, tak main-main sebanyak 496.450 telah divaksin hingga 10 April 2021.

TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Lainar Lanijah (60), salah satu warga lansia dari Kelurahan Sunter Agung yang mengikuti vaksinasi Covid-19 di SMAN 41 Jakarta, Jumat (5/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - DKI Jakarta menjadi daerah dengan vaksinasi lansia tertinggi di Indonesia, tak main-main sebanyak 496.450 telah divaksin hingga 10 April 2021.

Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman Suharti Sutar mengatakan, capaian ini tak terlepas dari strategi yang disiapkan.

Salah satunya ialah pembuatan sentra vaksinasi di tingkat kecamatan dan kelurahan, di luar puskesmas dan rumah sakit.

Baca juga: Jangan Khawatir, Berikut Daftar Efek Samping Ringan Vaksin Virus Corona yang Umum Terjadi

Sebab, sentra vaksinasi ini ternyata lebih diminati oleh lansia karena jaraknya yang relatif dekat dengan tempat tinggal mereka.

Belum lagi, para lansia juga bisa menuju sentra vaksinasi bersama teman-teman dari lingkungan mereka masing-masing.

"Tentunya juga ditambah sentra vaksinasi besar yg dibantu oleh Kemkes dengan SDM gabungan dari pemerintah pusat dan daerah," ucapnya, Senin (12/4/2021).

Selain itu, Pemprov DKI juga melibatkan lebih banyak fasilitas kesehatan swasta,  baik sebagai lokasi vaksinasi maupun dalam menyediakan SDM di sentra vaksinasi nonfaskes. 

Kemudian juga sistem untuk membantu pendaftaran dan penjadwalan lansia karena tidak semua lansia familiar dengan sistem online.

Baca juga: Tak Hanya Lansia, Penggali Kubur TPU Tanah Kusir juga Disuntik Vaksin Covid-19

Suharti mengatakan, data by name menggunakan data dukcapil diberikan penjadwalan sampai tingkat RT untuk dimanfaatkan tim RT memberitahu lansia jadwal dan lokasinya. 

Pihaknya juga mengupayakan dalam satu RW divaksinasi di lokasi yang sama untuk kemudahan pengelolaan di lapangan.

Sedangkan, untuk warga yang belum terjadwal karena tidak ber-KTP DKI atau yang lokasinya jauh karena alamat domisili berbeda dengan alamat KTP tetap dimungkinkan divaksinasi.

Mereka bisa mendaftar melalui online maupun melaporkan diri ke ketua RT setempat.

"Kami juga melakukan komunikasi secara intensif dengan tim pusat untuk mendapatkan secara rutin data lansia yang sudah divaksinasi untuk kemudian dipadankan dengan data Dukcapil untuk memonitor lansia yg belum divaksinasi untuk kemudian diinformasikan ke bawah," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved