Ketua Relawan Pakuwojo: Waktunya Bangun Purworejo, Jangan Terkotak-kotak Lagi

Ketua Umum (Ketum) Perkumpulan Keluarga Besar Purworejo (Pakuwojo) Zainal Arifin mengatakan, pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah.

Editor: Wahyu Aji
Ketua Umum (Ketum) Perkumpulan Keluarga Besar Purworejo (Pakuwojo) Zainal Arifin saat pertemuan relawan Agus Bastian-Yuli Hastuti (BAYU) di sekretariat Pakuwojo, Sabtu (10/4/2021) malam. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Perkumpulan Keluarga Besar Purworejo (Pakuwojo) Zainal Arifin mengatakan, pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) sudah selesai.

Semua unsur pendukung dari relawan hingga simpatisan sudah melebur.

“Pilkada sudah selesai, sekarang sudah tidak ada relawan atau simpatisan lagi. Semua sudah melebur, dan tidak ada lagi kampanye,” ujar Zainal Arifin saat pertemuan relawan Agus Bastian-Yuli Hastuti (BAYU) di sekretariat Pakuwojo, Sabtu (10/4/2021) malam.

Ketua Relawan Pakuwojo untuk BAYU ini menegaskan, saat pelaksanaan Pilkada setiap orang memiliki pilihan yang berbeda-beda. Dan itu dilindungi oleh konstitusi.

“Secara pribadi dan organisasi, kita bisa berbeda pilihan. Tapi itu saat hajat demokrasi digelar,” katanya.

Dirinya menjelaskan, memilih jadi relawan BAYU karena pilihan hati nurani.

Apalagi BAYU sudah teruji kinerjanya. Kendati masih ada beberapa program yang harus dibenahi.

Zainal mengaku sudah beberapa kali turut dalam kontestasi tersebut.

“Maka, relawan Pakuwojo memutuskan untuk memberikan dukungan kepada BAYU pada Pilkada 2019 lalu,” ucapnya.

Ia menyebut, persaingan Pilkada Purworejo sangat sengit.

Dengan perolehan suara tipis. Pasangan BAYU 147 ribu suara, pasangan Bung Tomo 141 ribu suara dan pasangan ASLI 115 ribu suara.

“Alhamdulillah kondisi saat itu kondusif. Pasangan BAYU terpilih lagi untuk melanjutkan pembangunan di Purworejo,” ucapnya.

Ia berpesan kepada seluruh relawan BAYU dan relawan Bung Tomo serta relawan ASLI bisa bersama membangun Purworejo

“Sekarang tidak ada lagi relawan BAYU atau relawan ASLI atau relawan Bung Tomo. Kita jangan lagi terkotak-kotak,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved