Breaking News:

Nasib Pengusaha Otobus di Terminal Bayangan Menjelang Ramadan

Nasib pengusaha otobus di terminal bayangan akan ditentukan pemerintah apakah akan dipindah atau tidak.

TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Kondisi terminal bayangan Cimanggis, Ciputat, Tangsel, Rabu (28/10/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Nasib pengusaha otobus di terminal bayangan akan ditentukan pemerintah apakah akan dipindah atau tidak. 

Pengurus bus terminal bayangan Pondok Pinang, Naeik, pun memahami tempatnya mencari rezeki ini tidak resmi.

Di sisi lain, perusahaan otobus ini juga terancam lantaran Presiden Joko Widodo melarang mudik saat lebaran mendatang.

Kendati begitu, dia mengklaim, lahan terminal bayangan Pondok Pinang ini merupakan kesepakatannya dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di era Joko Widodo menjabat Gubernur.

"Makanya ini lahan kita, pada saat itu masih naungannya pak Jokowi dan kepala Dinas DKI yang telah almarhum," jelas Naeik, saat dihubungi, Senin (12/4/2021).

"Mereka memberi solusi silakan mencari lahan yang tidak mengganggu akses arus lalu lintas, jadi ya di sini (terminal Pondok Pinang)," lanjutnya.

TONTON JUGA:

Naeik juga menyadari terminal bayangan dapat menjadi solusi bagi masyarakat untuk mudik lantaran lemahnya pengawasan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

Baca juga: Jadwal Terbaru Seleksi CPNS dan PPPK 2021 dari Menpan RB Tjahjo Kumolo, Ada 1.275.387 Formasi

"Terkait penertiban terminal bayangan, memang ini bisa dikatakan bukan terminal, ini hanya tempat melintas. Memang yang namanya agen lintasan dari pemprov tidak ada izin," tambah dia.

Meski begitu, tidak ada pilihan lain bagi Naeik selain di terminal bayangan Pondok Pinang lantaran merupakan hasil kesepakatannya dengan Pemprov DKI di era Jokowi sebagai Gubernur. 

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved