Breaking News:

Ramadan 2021

Jumlah Penumpang di Terminal Pulogebang Masih Normal Pada Awal Ramadan

Awal Ramadan, jumlah penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur masih normal.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Suasana di keberangkatan Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (13/4/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Awal Ramadan, jumlah penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur masih normal.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi melarang mudik Lebaran tahun ini.

Semua moda transportasi baik darat, laut, udara, kereta akan dibatasi sepanjang 6-17 Mei 2021.

Hal ini turut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Suasana di keberangkatan Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (13/4/2021)
Suasana di keberangkatan Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (13/4/2021) (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH)

Meski ada kelompok orang yang boleh mudik lebaran karena mendapat pengecualian, namun hal tersebut tak mempengaruhi jumlah penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang.

Kordinator Satuan Pelaksana Terminal Terpadu Pulogebang, Afif Muhroji mengatakan belum ada penumpang yang terlihat mengambil start lebih dulu sebelum larangan tersebut berlaku.

Hal ini terlihat dari jumlah penumpang yang masih normal.

Suasana di keberangkatan Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (13/4/2021)
Suasana di keberangkatan Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (13/4/2021) (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH)

Sedari pukul 07.00 WIB hingga siang ini, jumlah keberangkatan masih 335 penumpang.

"Sebetulnya penumpang normal saja. Cuma memang pada tgl 1 April 2021 karena tanggal 2/4 nya merah ada lonjakan. sebanyak 2.600, biasanya itu sekitar 1.000-an," katanya di lokasi, Selasa (13/4/2021).

Afif menjabarkan peningkatan tersebut lantaran libur panjang dan ziarah menjelang Ramadan.

Baca juga: Berjongkok dan Gemetaran, Penyesalan Oknum PNS Selingkuh dengan Tenaga Kebersihan dalam Menebus Dosa

Baca juga: Gadis Cantik Dituding Bawa Kabur Uang Rp 360 Juta Hingga Dibuat Sayembara, Orangtua Jadi Malas Makan

Baca juga: Lawan Rampok, Jari dan Pundak Pemilik Warung di Kalisari Luka Terkena Golok

Sehingga, jumlah keberangkatan cukup tinggi.

"Jadi mereka menjelang ramadhan juga, kan budaya dari orang Indonesia bahwa sebelum Ramadan, sebelum puasa itu ziarah kubur atau meminta maaf ke orangtua, jadi ada lonjakan. Jadi kalau disebut mudik bukan juga. Karena hari Seninnya terminal mendapatkan kedatangan sekitar 2.500-an," ucapnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved