Breaking News:

Ramadan 2021

Layanan PTSP Jakarta Utara Tetap Berjalan Normal di Bulan Puasa

Kepala Unit Pelaksana PTSP Jakarta Utara Lamhot Tambunan mengatakan, pelayanan berlangsung sesuai jadwal biasanya.

Dok. Sudin Kominfotik Jakarta Utara
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Jakarta Utara tetap berjalan seperti biasanya di bulan Ramadan 2021 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Jakarta Utara tetap berjalan seperti biasanya di bulan Ramadan 2021.

Masyarakat masih bisa mendapatkan layanan perizinan dan non perizinan secara daring maupun tatap muka.

Kepala Unit Pelaksana PTSP Jakarta Utara Lamhot Tambunan mengatakan, pelayanan berlangsung sesuai jadwal biasanya.

"Pelayanan masih tetap berlangsung dimulai dari pukul 8.00 sampai 15.00 WIB. Untuk jam istirahatnya pada Pukul 12.00 - 12.30 WIB," kata Lamhot, Selasa (13/4/2021).

Lamhot menjelaskan, setiap harinya akan disiagakan 25 petugas ASN dan Non ASN yang sudah dalam batas 50 persen dari jumlah keseluruhan pegawai kantor PTSP Jakarta Utara.

Selain pembatasan jumlah pegawai, protokol nemakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan juga terus dijalankan.

"Itu syarat utama agar kita tetap aman dan terhindar dari Covid-19," jelas dia. 

Menurut Lamhot, masyarakat biasanya mengurus berbagai layanan perizinan seperti pembuatan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI), Izin mendirikan Bangunan (IMB), Gambar Perencanaan Arsitektur (GPA) dan lainnya.

Baca juga: Kasatpol PP Jakarta Timur Sebut Ada 38 Titik Rawan PMKS di Wilayahnya

Baca juga: Penyebaran Covid-19 di Bekasi Mulai Melandai, Bahkan Bantargebang Nol Kasus

Baca juga: Pasca Kebakaran, Listrik di Pasar Inpres Pasar Minggu Masih Padam

"Secara keseluruhan, ada 80 sampai 125 berkas yang masuk setiap harinya. Kita juga sediakan layanan dropbox atau kotak berkas untuk berbagai kegiatan seperti penyerahan gambar untuk kepengurusan IMB," tambahnya.

Meski berharap target pelayanan daring bisa mencapai 100 persen, Lamhot tak memungkiri bahwa tidak semua masyarakat bisa menggunakan aplikasi daring.

Karenanya, masyarakat juga diperbolehkan datang langsung untuk berkonsultasi dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved