Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Pemerintah Kota Tangerang Belum Ada Rencana Buka Bioskop dan Taman Tematik

Pemerintah Kota Tangerang belum berencana akan membuka bioskop dan taman tematik.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah meninjau langsung kondisi salah satu GOR yang berada di Jalan Ks. Tubun No.50, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Rabu (14/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang belum berencana akan membuka bioskop dan taman tematik.

Sebab, masih ada penyebaran Covid-19 di Kota Tangerang yang menyebabkan Kota Tangerang menjadi zona oranye.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan pihaknya belum ada pembahasan dan kajian soal pembukaan bioskop di Kota Tangerang.

Baca juga: Jadi Tuan Rumah Porprov Banten 2022, Pemerintah Kota Tangerang Bakal Renovasi 11 GOR

"Kami bersama Satgas Covid-19 masih kaji juga rencana pembukaan bioskop di Tangerang. Tim lagi bergerak, untuk melihat bagaimana protokol kesehatannya diberlakukan bila memang dibuka kembali," kata Arief, Rabu (14/4/2021).

"Karena, pastinya kita ingin juga sektor ekonomi bergulir kembali," sambungnya.

Arief menambahkan, Pemkot Tangerang tidak ingin gegabah mengambil keputusan.

Karena, jika gegabah maka akan khawatir ada klaster baru.

"Kami harus menjaga kondisi serta ekonomi agar tetap berjalan, tapi tetap memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang datang ke bioskop untuk mendapatkan hiburan," ucap Arief.

Ia menjelaskan, bahwa para pengusaha tempat hiburan dan bioskop telah menyampaikan proposal pembukaan tempat hiburan.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Azan Magrib 14 April 2021 untuk Wilayah Tangerang, Dilengkapi Doa Buka Puasa

termasuk soal penerapan protokol kesehatan.

Pengajuan tersebut kata Arief, masih dikaji oleh tim Satgas Covid-19 dan belum dipastikan kapan akan dibuka.

"Mereka pengusaha bioskop sudah kirim proposalnya ke kita tentang bagaimana mereka akan menangani dan mematuhi protokoler kesehatan, pengajuan mereka masih kami kaji dengan juga mendengarkan ahli di bidangnya," kata Arief.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved