Breaking News:

Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Dalami Dugaan Korupsi di Dinas Damkar, Kejari Depok Banjir Dukungan Karangan Bunga

Belasan karangan bunga berisi tulisan dukungan pengusutan tuntas tindak pidana korupsi, berjejer dibagian depan Kejaksaan Negeri Depok, Cilodong.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Deretan karangan bunga dukungan di Kejari Depok, Kamis (15/4/2021) - Belasan karangan bunga berisi tulisan dukungan pengusutan tuntas tindak pidana korupsi, berjejer dibagian depan Kejaksaan Negeri Depok, Cilodong. 

Ada Pejabat yang Minta Aksinya Tak Didukung

Polemik dugaan korupsi di Dinas Damkar Kota Depok kian memanas.

Sandi, petugas yang tengah berjuang membongkar dugaan praktik tersebut mengatakan, ia dan rekannya yang lain mendapat intimidasi dari sejumlah pejabat.

Namun demikian, Sandi enggan menyebutkan nama dari pejabat yang mengintimidasi ia dan rekan-rekannya tersebut.

Baca juga: Penampakan Sepatu Seharga Rp 850 Ribu yang Diduga Dikorupsi di Dinas Damkar Depok

“Pejabat. Saya tidak bisa menyebutkan. Pejabat terkait di Dinas Pemadam Kebakaran,” kata Sandi pada wartawan di Kejaksaan Negeri Depok, Rabu (14/4/2021).

Bahkan, Sandi mengungkapkan bahwa pejabat yang ia maksud ini menyambangi beberapa UPT Damkar di Kota Depok, untuk meminta tanda tangan para personelnya.

“Tanda tangan di depannya ada tulisan tidak mendukung aksi saya. Ada beberapa anak-anak yang tidak mau tanda tangan dan akhirnya tanda tangan karena dipaksa mereka,” tuturnya.

“Pejabat (yang keliling), ada buktinya,” timpalnya singkat.

Atas kondisi yang tengah terjadi sekarang, Sandi memohon kepada para pejabat yang ia maksud, agar tak lagi mengintimidasi teman-temannya.

Baca juga: Bongkar Dugaan Korupsi di Damkar Depok, Sandi: Rekan Saya Diancam Dipecat

“Saya mohon untuk bapak jangan intimidasi teman-teman saya. Ini saya bergerak sendiri karena saya merasa tidak kuat banyak desakan juga saat kami bekerja dikomplain, yang merasakan komplain warga kami di lapangan pak.Mohon, saya minta tolong jangan intimidasi lagi teman-teman saya,” ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved