Breaking News:

Kebakaran di Jakarta Diklaim Turun 31 Persen, Pemprov DKI: Berkat Sosialisasi Pakai Toa Masjid

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Satriadi Gunawan menyebut, tren penurunan sudah terjadi sejak 2020 lalu.

Dok Sudin Gulkarmat Jaksel
Pasar Inpres di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dilanda kebakaran pada Senin (12/4/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) mengklaim, kejadian kebakaran di ibu kota menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Satriadi Gunawan menyebut, tren penurunan sudah terjadi sejak 2020 lalu.

"Frekuensi kebakaran kita menurun. Jadi di tahun 2020 itu 31 persen menurun dari tahun sebelumnya," ucapnya, Kamis (15/4/2021).

Jika dibandingkan tahun lalu, kejadian kebakaran di ibu kota pada tahun 2021 ini pun semakin menurun.

"Di tahun 2021 ini, perbandingan dari Januari sampai dengan saat ini tambah turun lagi," ujarnya saat dikonfirmasi.

Meski dalam sepekan terakhir ada kebakaran besar yang terjadi di Pasar Kambing, Jakarta Pusat dan Pasar Inpres Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ia juga mengklaim, kerugian yang dialami warga akibat kebakaran juga mengalami penurunan.

"Ini harus diapresiasi, luar biasa, dampaknya, kerugiannya turun, korban jiwanya juga lebih turun," kata dia.

Baca juga: Pemprov DKI Akui Kelebihan Bayar Beli Robot Damkar, Klaim 90 Persen Sudah Dikembalikan

Baca juga: Menpan RB Thahjo Kumolo Bela Petugas Damkar Depok yang Bongkar Dugaan Korupsi Atasannya

Baca juga: Kendaraan Berknalpot Bising di Tangerang Terjaring Razia, Tidak Boleh Pulang Sampai Ganti yang Asli

Menurutnya, keberhasilan ini tak terlepas dari berbagai macam upaya yang dilakukan pihaknya dalam mengantisipasi kebakaran.

Salah satunya dengan melakukan sosialisasi terhadap warga menggunakan pengeras suara atau toa di masjid.

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, sosialisasi ini sudah dilakukan di hampir 2.300 titik yang tersebar di lima kota administrasi.

"Kami punya inovasi melakukan itu menggunakan pengeras suara di masjid-masjid. Memang agak tradisional, tapi itu justru dampaknya menurun kebakaran 31 persen," tuturnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved