Breaking News:

Pembebasan Lahan untuk Proyek Normalisasi Kali Sunter Masih Berproses

Proses pembebasan bidang untuk normalisasi Kali Sunter di wilayah RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur masih berjalan.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tampak aliran Kali Sunter di wilayah RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (15/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Proses pembebasan lahan untuk normalisasi Kali Sunter di wilayah RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur masih berjalan.

Ketua RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Irwan Kurniadi mengatakan dari total 13 bidang warganya yang terdampak proyek normalisasi baru enam bidang dibayarkan.

"Proses pembebasan belum selesai. Masih belum selesai karena administrasi surat tanahnya belum lengkap," kata Irwan di Makasar, Jakarta Timur, Kamis (15/4/2021).

Kelengkapan administrasi dimaksud yakni surat kepemilikan bidang tanah untuk diajukan ke Pemprov DKI Jakarta selaku pihak yang membayarkan ganti rugi.

Proyek normalisasi Kali Sunter ini diharapkan mampu menyelesaikan masalah banjir di permukiman warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu.

Lempeng besi jembatan pribadi warga yang tersangkut di aliran Kali Sunter, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (26/2/2021)
Lempeng besi jembatan pribadi warga yang tersangkut di aliran Kali Sunter, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (26/2/2021) (Istimewa)

Banjir paling anyar yang merendam permukiman warga RW 04 terjadi pada Rabu (14/4/2021) dengan ketinggian berkisar satu meter imbas meluapnya Kali Sunter.

"Semalam banjir surut total sekira pukul 00.00 WIB. Karena dilakukan penyedotan debit air oleh mobil pompa Damkar jadi banjir lebih cepat surut," ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta menganggarkan sekitar Rp 128 miliar untuk ganti rugi rumah warga RW 03 dan RW 04 yang terdampak normalisasi Kali Sunter.

Baca juga: Kejari Kota Tangerang Sudah Menerima Berkas Kasus Prostitusi Online Artis Cynthiara Alona

Baca juga: 8 Hal Ini Ternyata Bisa Bikin Pahala Puasa Ramadan Berkurang, Apa Saja?

Baca juga: Ramadan Ala Ketua DPRD Tangsel, Jadi Sarana Introspeksi Diri hingga Menu Berbuka Puasa Favorit

Pada pertemuan antara warga RW 04 dan BPN Jakarta Timur bulan Agustus 2020 lalu, bidang tanah warga yang terdampak dihargai sekitar Rp 5-6 juta per meter.

Setelah pembebasan tanah rampung, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bertugas melakukan normalisasi.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved