Breaking News:

Polemik Tugu Pamulang

Tanggapi Kritik Masyarakat, Gubernur Banten Buka Sayembara Desain Tugu Pamulang

Wahidin menegaskan, kalaupun masyarakat menghendaki tugu diubah, maka desain dan konsepnya harus datang langsung dari publik.

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kondisi Tugu Pamulang di Bundaran Pamulang, Jalan Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Tangsel, Rabu (14/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Gubernur Banten, Wahidin Halim, mengambil sikap atas banyaknya kritikan terhadap Tugu Pamulang yang dibangun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten pada 2018 lalu.

Wahidin mengatakan, Tugu Pamulang yang saat ini berdiri sudah tuntas. Buka proyek yang belum selesai.

Perkara banyak yang mengkritisi, Wahidin menganggapnya sebagai kebebasan berpendapat.

Jikapun masyarakat berharap tugu tersebut diubah, maka tidak bisa langsung dilakukan, karena anggaran yang tidak tersedia.

"Jadi saya ingin katakan pembangunan sudah selesai. Kalaulah itu menimbulkan ketidakpuasan di masyarakat, itu merupakan hak masyarakat. Kalaulah itu menimbulkan opini, itu juga hak demokratis. Kalaulah itu memang diperlukannya ada perubahan tentunya itu butuh pertimbangan dengan kondisi anggaran yang ada di Pemerintah Provinsi Banten,” kata Wahidin dalam keterangan resminya, Kamis (15/4/2021).

Wahidin menegaskan, kalaupun masyarakat menghendaki tugu diubah, maka desain dan konsepnya harus datang langsung dari publik.

Baca juga: Polisi: Peluru Nyasar di Gedung Sovereign Cilandak Bukan Berasal dari Lapangan Tembak Marinir

Baca juga: Peluru Nyasar Tembus Kaca Ruangan HRGA Gedung Sovereign di Cilandak Jakarta Selatan

Wahidinpun mengumumkan sayembara desain Tugu Pamulang

Bagi yang memiliki desain bagus untuk Tugu Pamulang diminta segera mengirimkan ke Pemrintah Provinsi Banten.

"Ya sudah sayembarakan sekalian, kita undang publik. Menurut publik mana yang bagus silakan desain. Kita sayembarakan nanti melalui proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Wahidin.

"Tapi sementara ini kita pastikan bahwa itu sudah final, sudah jadi. Yang kita lakukan, kalaupun diperlukan perubahan sesuai dengan selera publik atau karena perbedaan pendapat secara demokratis. Hari ini saya umumkan sayembara, siapa punya gambar dan desain yang bagus berdasarkan pertimbangan estetika arsitektur, kami tunggu,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Tugu Pamulang berada di Bundaran Pamulang, Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangsel.

Bentuknya berupa rangka besi putih seperti tabung setinggi sekira 10 meter dengan kubah di atasnya yang juga berwarna putih.

Belakangan, tugu itu ramai menjadi perbincangan masyarakat dan netizen. Banyak tanggapan negatif yang melihat Tugu Pamulang seperti belum rampung dan tidak jelas maknanya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved