Breaking News:

2 Warga Jatim Ditangkap Polisi Kerja Sama dengan FBI: Ini Penjelasan Kapolda

Tak main-main dua pemuda ini membuat dan menyebarkan website palsu (scampage) pemerintah Amerika Serikat.

Editor: Erik Sinaga
surya.co.id/samsul arifin
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama dua perwakilan dari FBI saat mengamankan dua pemuda yang buat website palsu. 

TRIBUNJAKARTA,COM, SURABAYA - Dua pemuda di Jatim Shofiansyah Fahrur Rozi dan Michael Zeboth Melki Sedek Boas Purnomo diduga terlibat kejahatan internasional

Tak main-main dua pemuda ini membuat dan menyebarkan website palsu (scampage) pemerintah Amerika Serikat.

Keduanya kini diamankan oleh Polda Jatim.
Dalam rilis yang digelar di Mapolda Jatim, turut hadir pihak FBI melalui Hubinter Mabes Polri.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan ada tiga kejahatan yang dilakukan pelaku.

"Kasus ini diungkap Ditreskrimsus dan bekerja sama dengan FBI yang dikomunikasikan lebih dulu dengan Hubinter Mabes Polri.

Tim cyber menyidik ada 2 orang tersangka yang ditangkap. Keduanya adalah warga negara Indonesia," terang Irjen Pol Nico, Kamis, (15/4/2021). 

Pertama, pelaku membuat website palsu, kemudian menyebarkan website palsu tersebut dan  mengambil data orang lain secara ilegal.

Para pelaku mengirim SMS blast agar para warga Amerika mengklik tautan tersebut.
Setelah diklik, warga yang tertipu kemudian mengisi identitasnya. 

"Jumlah website palsu yang dibuat ada 14. Lalu disebar melalui SMS, dan SMS ini disebar menggunakan software atau SMS blast.
Setelah diterima orang-orang ada yang tertipu dan ada yang tidak.
Yang tertipu membuka link website dan mengisi data datanya," papar Nico.

Dari data palsu ini, lanjut Nico, digunakan untuk mendapatkan bantuan pandemi Covid-19 dari pemerintah Amerika Serikat. 

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved