Breaking News:

Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Bongkar Dugaan Korupsi di Damkar Depok, Sandi Serahkan Bukti Pemotongan Dana Insentif ke Kejaksaan

Sandi, petugas Damkar Kota Depok yang tengah berjuang membongkar dugaan praktik korupsi di instansi tempatnya bekerja,

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Sandi ketika dijumpai wartawan di Kejari Depok, Jumat (16/4/2021). Bongkar Dugaan Korupsi di Damkar Depok, Sandi Serahkan Bukti Pemotongan Dana Insentif ke Kejaksaan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Sandi, petugas Damkar Kota Depok yang tengah berjuang membongkar dugaan praktik korupsi di instansi tempatnya bekerja, siang ini kembali menyambangi Kejaksaan Negeri Depok, Cilodong, Kota Depok.

Kepada wartawan, Sandi mengungkapkan bahwa maksud kedatangannya kali ini adalah untuk menyerahkan barang bukti dugaan pemotongan dana insentif penanggulangan Covid-19 pada Maret 2020 silam.

“Iya buktinya sudah saya serahkan semua. Hari ini juga ada sudah saya serahkan. Kalau untuk sekarang mengenai pemotongan uang insentif kami, bersangkutan dengan dana Covid-19,” ujar Sandi di Kejaksaan Negeri Depok, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Sandi Petugas Damkar Depok Disodorkan 35 Pertanyaan Terkait Pengadaan Sepatu yang Diduga Dikorupsi

 Sandi menuturkan, dirinya hanya mendapat uang insentif sebanyak satu kali dengan nominal Rp 850 ribu, dari banyaknya giat penyemprotan yang dilakukan sejak awal pandemi Covid-19.

“Iya cuma dapat Rp 850 ribu, dari tandatangannya Rp 1,7 juta. Selama Covid-19 dan sampai sekarang,” ungkap Sandi.

“Saya dan anggota di lingkup saya memang faktanya hanya sekali menerima. Tapi di instansi lain, nanya-nanya, katanya mereka cairnya tiga kali,” timpalnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, polemik dugaan praktik korupsi di Dinas Damkar Kota Depok ini bermula ketika Sandi viral di sosial media, dalam unggahan sebuah foto.

Baca juga: Bongkar Dugaan Praktik Korupsi di Damkar Depok, Sandi Dipanggil Kemendagri

Dalam foto tersebut, Sandi memegang dua poster berisi tulisan dugaan tindakan korupsi di tempatnya bekerja.

Isi tulisan dalam poster yang pertama adalah “Bapak Kemendagri tolong, untuk tindak tegas pejabat di dinas pemadam kebakaran Depok. Kita dituntut kerja 100 persen, tapi peralatan di lapangan pembeliannya tidak 10 persen, banyak digelapkan”.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved