Breaking News:

Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Bongkar Dugaan Korupsi di Damkar Depok, Sandi Serahkan Bukti Pemotongan Dana Insentif ke Kejaksaan

Sandi, petugas Damkar Kota Depok yang tengah berjuang membongkar dugaan praktik korupsi di instansi tempatnya bekerja,

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Sandi ketika dijumpai wartawan di Kejari Depok, Jumat (16/4/2021). Bongkar Dugaan Korupsi di Damkar Depok, Sandi Serahkan Bukti Pemotongan Dana Insentif ke Kejaksaan. 

Sementara poster kedua, berisi “Pak Presiden Jokowi tolong usut tindak pidana korupsi, Dinas Pemadam Kebakaran Depok”.

Kepada wartawan, Sandi menjelaskan bahwa dirinya hanya memperjuangkan haknya, sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan.

“Kalau untuk motif saya hanya memperjuangkan hak dan memang apa adanya kenyataan fakta di lapangan untuk pengadaan barang Damkar itu hampir semua tidak sesuai spek yang kita terima, tapi kita dituntut bekerja 100 persen, tapi barang-barang yang kita terima itu tidak 100 persen,” katanya melalui sambungan telepon, Jumat (9/4/2021) beberapa hari lalu.

Baca juga: Bongkar Dugaan Korupsi di Damkar Depok, Sandi Sebut Ada Pejabat yang Minta Aksinya Tak Didukung

Sandi dicecar 35 pertanyaan

andi, petugas Damkar Depok yang tengah viral usai berani membongkar dugaan praktik korupsi di tempatnya bekerja, mendatangi Kejaksaan Negeri Depok pada Rabu (14/4/2021) kemarin.

Maksud dan tujuan Sandi ke Kejari Depok adalah untuk menyerahkan barang bukti sepasang sepatu PDL yang diduga pengadaannya dikorupsi pada tahun 2018 silam, dan memberikan sejumlah data terakit dugaan praktik korupsi ini.

“Dia (Sandi) sebagai orang yang beraksi membongkar dugaan korupsi di Damkar. Dia datang dan memberikan data-data kepada kita untuk mempermudah proses,” kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Depok, Herlangga, Kamis (15/4/2021).

Tak hanya meneirma data yang diberikan Sandi, Herlanggan juga menagtakan pihaknya mmebeirkan sejumlah pertanyaan.

“Kemarin semacam wawancara kepada Sandi, ada 35 pertanyaan berkaitan dengan apa yang ia dengar, ia ketahui, mengenai permasalahan yang dimaksud,” ujar Herlangga.

Polemik dugaan praktik korupsi di Dinas Damkar Kota Dpeok ini bermula ketika Sandi viral di sosial media, dalam unggahan sebuah foto.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved