Breaking News:

Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Bongkar Dugaan Korupsi di Damkar Depok, Sandi Serahkan Bukti Pemotongan Dana Insentif ke Kejaksaan

Sandi, petugas Damkar Kota Depok yang tengah berjuang membongkar dugaan praktik korupsi di instansi tempatnya bekerja,

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Sandi ketika dijumpai wartawan di Kejari Depok, Jumat (16/4/2021). Bongkar Dugaan Korupsi di Damkar Depok, Sandi Serahkan Bukti Pemotongan Dana Insentif ke Kejaksaan. 

“Hingga hari ini sudah sembilan orang. Kami belum bisa memberitahukan terkait materinya ya,” ujar Herlangga di Kejari Depok, Kamis (15/4/2021).

Hari ini juga, pihaknya memanggil lima orang untuk dimintai keterangan.

Namun, dari lima orang yang dipanggil, hanya dua yang menyanggupi hadir dan menjalani pemeriksaan.

“Pada hari ini menindaklanjuti laporan masyarakat terhadap kasus dugaan korupsi di Dinas Damkar, Kejaksaan Negeri Depok telah melakukan pemanggilan secara resmi terhadap lima orang hari ini. Namun termonitor dapat hadir hanya dua orang,”jelasnya.

Dua orang tersebut, merupakan mantan Sekretaris Dinas Damkar Kota Depok dan Bendahara pada tahun 2018 silam, ketika pengadaan sepatu tersebut berlangsung.

“Dua orang tersebut saat memberikan identitas yang pertama adalah mantan Sekretaris Dinas Damkar Kota Depok, dan satu lagi Bendahara periode 2018,” tuturnya.

Terkait tiga orang yang tak hadir, Herlangga menyebut seluruhnya tak memberikan konfirmasi atau keterangan terkait ketidakhadirannya.

“Untuk tiga orang yang gak hadir hingga saat ini belum ada konfirmasi dari yang  bersangkutan, namun kita bisa melakukan pemanggilan ulang di hari Senin atau Selasa,” pungkasnya.

Baca juga: Bus Gagal Menyalip Motor, Seorang Gadis Tewas Terlindas di Tangerang

Baca juga: Kejari Depok Sudah Periksa 9 Orang Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Sepatu di Dinas Damkar

Baca juga: Pria yang Terobos Kedubes Rusia Sudah Dua Bulan Memaksa Masuk Gedung

Polres Metro Depok turut mengusut

Tim Khusus Tindak Pidana Korupsi Polres Metro Depok memeriksa 3 pegawai Dinas Pemadam Kebakaran terkait dugaan praktik korupsi.

Ketiga pegawai Dinas Damkar Kota Depok diperiksa untuk mengklarifikasi dugaan korupsi  pemotongan insentif dan dana penanggulangan Covid-19.

“Memang ada tiga pegawai Damkar yang kita mintai klarifikasi keterangan terkait berita yang viral di media,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP I Made Bayu Sutha, Kamis (15/4/2021).

“Nanti kita dalami lagi setelah ada pendalaman dari kami, nanti kita sampaikan lagi,” timpalnya lagi.

Soal penanganan kasus ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Depok yang tengah mengusut juga kasus dugaan praktik korupsi di Dinas Damkar Kota Depok.

Namun yang membedakan, dugaan praktik korupsi yang diusut oleh Kejari Depok adalah pengadaan sepatu PDL pada 2018 silam, yang dikabarkan harga dan kualitas tak setara.

 “Karena kejaksaan juga sedang menangani hal ini, maka kami akan saling berkoordinasi agar tidak salah paham,” tuturnya.

Terakhir, Bayu mengatakan pihaknya masih belum mendapatkan barang bukti, musabab masih dalam tahap memintai keterangan.

 “Sesuai informasi yang viral di media, oleh sebab itu kita klarifikasi. Nanti kita sampaikan lagi perkembangan ke teman-teman media ya,” ucap dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved